0% found this document useful (0 votes)
21 views12 pages

MA Bab 2 Kegiatan 7

Modul Ajar Teks Prosedur
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
21 views12 pages

MA Bab 2 Kegiatan 7

Modul Ajar Teks Prosedur
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia

Buku-Buku Berbicara
A. INFORMASI UMUM MODUL

Nama Penyusun : …………………..

Instansi/Sekolah : SMPN

Jenjang / Kelas : SMP / IX

Alokasi Waktu : 2 X 1 Pertemuan (2 x 40 menit)

Tahun Pelajaran : 2022 / 2023


B. KOMPONEN INTI

Fase : D
Pada akhir fase D, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi
dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, dan akademis. Peserta didik mampu
memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi paparan tentang topik yang
beragam dan karya sastra. Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi,
mempresentasikan, dan menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi yang dipaparkan;
Peserta didik menulis berbagai teks untuk menyampaikan pengamatan dan
pengalamannya dengan lebih terstruktur, dan menuliskan tanggapannya terhadap
paparan dan bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik
mengembangkan kompetensi diri melalui pajanan berbagai teks untuk penguatan
karakter.
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi
berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau
pesan yang tepat dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi)
audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar
wicara.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi
berbagai informasi dari topik aktual yang didengar.
Membaca dan Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pikiran,
Memirsa pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks
misalnya teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi
dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang
tersurat dan tersirat. Peserta didik menginterpretasikan
informasi untuk mengungkapkan simpati, kepedulian, empati
atau pendapat pro dan kontra dari teks visual dan audiovisual.
Peserta didik menggunakan sumber informasi lain untuk menilai
akurasi dan kualitas data serta membandingkan informasi pada
teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi
berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa.
Berbicara dan Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran,
Mempresentasikan pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul,
pemecahan masalah, dan pemberian solusi secara lisan dalam
bentuk monolog dan dialog logis, kritis, dan kreatif. Peserta
didik mampu menggunakan dan memaknai kosakata baru yang
memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk berbicara
dan menyajikan gagasannya. Peserta didik mampu
menggunakan ungkapan sesuai dengan norma kesopanan
dalam berkomunikasi. Peserta didik mampu berdiskusi secara
aktif, kontributif, efektif, dan santun. Peserta didik mampu
menuturkan dan menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli,
perasaan, dan penghargaan dalam bentuk teks informatif dan
fiksi melalui teks multimoda. Peserta didik mampu
mengungkapkan dan mempresentasikan berbagai topik aktual
secara kritis.
Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan,
arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis,
kritis, dan kreatif. Peserta didik juga menuliskan hasil penelitian
menggunakan metodologi sederhana dengan mengutip sumber
rujukan secara etis.
Menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan
pendapat pro/kontra secara etis dalam memberikan
penghargaan secara tertulis dalam teks multimodal. Peserta
didik mampu menggunakan dan mengembangkan kosakata
baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk
menulis. Peserta didik menyampaikan tulisan berdasarkan
fakta, pengalaman, dan imajinasi secara indah dan menarik
dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosa kata
secara kreatif.
Tujuan Pembelajaran Pada bab ini, peserta didik diharapkan mampu
mengembangkan wawasan tentang kesukarelawanan, berlatih
mengubah petikan cerpen menjadi teks prosedur dan menelaah
proses penyerapan kosakata bahasa Indonesia. Peserta didik
juga mendapatkan informasi dari teks prosedur dan infografik,
membaca nyaring teks bertema buku, serta mempraktikkan
prosedur membuat poster. Setelah itu, peserta didik
mempraktikkan prosedur wawancara, memerinci teks prosedur,
menyimak video atau teks prosedur yang dibacakan, dan
mempraktikkan prosedur menulis esai.
Pertanyaan Pemantik 1. Di mana masyarakat dapat membaca buku secara gratis?
2. Apakah setiap orang dapat mendirikan taman bacaan untuk
masyarakat?
Profil Pancasila  Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
Berakhlak Mulia
 Berkebhinekaan global
 Gotong Royong
 Mandiri
 Bernalar Kritis
 Kreatif
Kata kunci Taman bacaan, laporan wawancara, kata serapan, dan
prosedur.

Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :


Peserta didik Reguler 30 Peserta didik (dimodifikasi dalam
pembagian jumlah anggota kelompok ketika
jumlah siswa sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan  Presentasi
pembelajaran  Produk
 Asesmen individu  Tertulis
 Asesmen kelompok  Unjuk Kerja
 Tertulis

Model Pembelajaran Metode Pembelajaran :


 Tatap muka  Diskusi
 presentasi
 ceramah
 Kunjungan lapangan
 Pengamatan lingkungan
 problem based learning
 Discovery Leraning
 Jigsaw
Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama /
Pengaturan peserta didik :
 Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi:  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau
aktivitas untuk peserta didik yang sulit
memahami konsep:
YA/TIDAK

Media, Alat dan Bahan :


1. Sumber Utama
a. Buku Guru dan siswa Bahasa Indonesia kelas IX SMP Penerbit: Pusat Perbukuan
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2022
2. Sumber Alternatif
a. KBBI
b. Tesaurus
c. Google
d. Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di
lingkungan sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
e. Buku cerita, cerita pendek, Teks cerita, puisi, atau teks lain
3. Laptop/PC, LCD proyektor, Alat Penunjuk, Alat Tulis Sekolah, Kotak Surat, Koleksi
gambar Bercerita, Buletin Dinding, Permainan

Persiapan Pembelajaran :
 Menyiapkan bahan ajar/materi
 Menyiapkan alat dan bahan
 Menyiapkan rubric penilaian
 Menyiapkan alat penilaian

Langkah-langkah pembelajaran :
D. Mencermati Teks Prosedur Berupa Infografik
Kegiatan 7 : Mendapatkan Informasi dari Infografik
Tujuan Pembelajaran:
Secara berkelompok, peserta didik dapat menemukan informasi dalam infografik dan
mendiskusikannya dengan tepat.
Pendahulua • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa,
n memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran,
kerapihan pakaian, posisi, dan tempat duduk peserta didik.
• Mengatur tempat duduk peserta didik dan mengkondisikan kelas
agar proses pembelajaran berlangsung menyenangkan
• Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat dalam
proses pembejaran.
• Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses
pembelajaran
• Guru mempersiapan segara peralatan yang akan digunakan dalam
proses pembelajaran.
Kegiatan Inti
Infografik “7 Langkah agar Membaca Selezat Mengudap” memberikan
informasi tentang cara membaca yang menyenangkan.
Tip Pembelajaran: Menelaah Infografik
Infografik yang baik menyajikan gambar dan teks yang saling
mendukung sehingga informasi tersaji secara ringkas dan menarik.
a. Ajak peserta didik terlebih dulu mengamati infografik secara
keseluruhan. Tanyakan kepada mereka kesan pertama ketika
melihatnya.
b. Pandu mereka menetapkan apa tujuan dibuatnya infografik
tersebut berdasarkan gambar dan teks yang tercantum di
dalamnya.
c. Beri kesempatan kepada peserta didik untuk berpendapat tentang
aspek visual infografik, misalnya warna, tata letak, pilihan huruf,
ukuran tulisan, dan sebagainya.
d. Dampingi peserta didik untuk mendiskusikan lima pertanyaan
tentang infografik dalam kelompok 3—5 orang.
e. Setelah diskusi berlangsung selama 10—15 menit, sampaikan
pertanyaan secara acak pada masing-masing kelompok.
Inspirasi Kegiatan: Infografik Pilihan
Jika akses internet tersedia, minta peserta didik mencari infografik
bertema kesukarelawanan atau tentang kiat membaca. Minta
peserta didik membandingkannya dengan infografik “7 Langkah
agar Membaca Selezat Mengudap”.
Tanyakan kepada peserta didik kelebihan dan kekurangan
masingmasing infografik.
Jika akses internet tidak tersedia, minta peserta didik merancang
ulang infografik “7 Langkah agar Membaca Selezat Mengudap”
dengan menambahkan masukan yang diperoleh dari diskusi
kelompok.
Rancangan diawali dengan sketsa yang memuat usulan gambar
dan teks, kemudian dapat diwujudkan menjadi infografik lengkap
dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, misalnya pensil warna,
karton manila, cat air, dan sebagainya.

Tip Pembelajaran: Beri Peluang pada yang Pasif


1. Biasanya, membahas teks visual infografik merupakan kegiatan
yang melibatkan banyak peserta didik. Mereka yang tidak
menguasai materi atau tidak biasa berpendapat tentang teori bisa
berpendapat tentang warna dan tata letaknya.
2. Infografik ini bertema kebiasaan membaca. Karena itu, jika ada
peserta didik yang terlihat tidak memiliki kebiasaan baca, guru
dapat memberikan mereka lebih banyak peluang untuk berbicara.
Tanyakan kepada mereka kira-kira tip apa yang dapat membuat
mereka lebih tertarik membaca.
Peserta didik yang pasif biasanya akan menarik diri dalam diskusi.
Peran guru adalah mengajukan pertanyaan-pertanyaan singkat
yang tidak memerlukan jawaban panjang, misalnya: apakah kalian
menyukai gambarnya? Warna apa yang menurut kalian sesuai?
Apakah ukuran huruf pada infografik sudah sesuai? Apakah
gambarnya membantu pemahaman kalian?

Penutup • Guru membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi yang


disampaikan dalam satu pembelajaran.
• Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui
hasil yang dicapai dalam proses pembelajaran
• Guru melakukan evaluasi hasil belajar terhadap materi yang telah
disampaikan kepada peserta didik
• Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran
dengan melakukan berdoa

Pelaksanaan Asesmen
Sikap
 Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada
jurnal, baik sikap positif dan negatif.
 Melakukan penilaian antarteman.
 Mengamati refleksi peserta didik.
Pengetahuan
 Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis

Keterampilan
 Presentasi
 Proyek
 Portofolio

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk  Remedial dapat diberikan kepada
menambah wawasan peserta didik peserta didik yang capaian
mengenai materi pembelajaran yang pembelajarannya (CP) belum tuntas.
dapat diberikan kepada peserta didik  Guru memberi semangat kepada
yang telah tuntas mencapai peserta didik yang belum tuntas
CapaianPembelajaran (CP). mencapai Capaian Pembelajaran
 Pengayaan dapat ditagihkan atau (CP).
tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan  Guru akan memberikan tugas bagi
dengan peserta didik. peserta didik yang belum tuntas dalam
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, bentuk pembelajaran ulang,
peserta didik yang sudah mencapai bimbingan perorangan, belajar
ketuntasan belajar diberi kegiatan kelompok, pemanfaatan tutor sebaya
pembelajaran pengayaan untuk bagi peserta didik yang belum
perluasan atau pendalaman materi mencapai ketuntasan belajar sesuai
hasil analisis penilaian.

Asesmen dan Instrumen Penilaian


a. Asesmen Penempatan atau Diagnosis
i. Asesmen di awal tahun ajaran perlu dilakukan guru untuk memetakan keterampilan
peserta didik sehingga guru dapat memberikan bantuan secara tepat. Guru dapat
merujuk kepada Capaian Pembelajaran per tahun untuk memetakan keterampilan
peserta didik pada tahun ajaran yang sedang ditempuh. Apabila peserta didik belum
memenuhinya, guru perlu memberikan pendampingan khusus kepada peserta didik
tersebut. .
ii. Asesmen di awal bab merujuk kepada lembar penilaian yang dibuat guru pada akhir
bab sebelumnya sebagaimana ditampilkan pada tabel berikut. Tabel ini perlu
dipertimbangkan guru saat memetakan peserta didik yang memerlukan
pendampingan khusus dan kegiatan pengayaan dalam kegiatan pembelajaran.
Asesmen akhir bab ini juga menjadi masukan bagi guru dalam memodifikasi
kegiatan pembelajaran yang disarankan pada setiap bab Buku Siswa.

Tabel Catatan Asesmen Penempatan atau Diagnosis


Nama Menemukan Menyimak dan
Melakukan Diskusi Menulis
No peserta Makna Memahami
Sesuai Ketentuan Esai
didik Bacaan Video
1 Ratri
2 Satrio
3 Wahyu
4
.
b. Asesmen Formatif
I. Asesmen dilakukan sepanjang peserta didik berkegiatan di setiap bab untuk
mengetahui keterampilan mereka dalam memahami, mengkaji, merefleksi,
menerapkan pengetahuan dari bacaan, serta menyajikan gagasannya terkait topik
pada bacaan.
II. Berupa dokumentasi hasil karya peserta didik dan lembar kerja peserta didik saat
berkegiatan pada setiap bab.

Tabel Lembar Cek Kosakata


Lembar Cek Kosakata
Nama: .....................
Kosakata saya Kosakata teman saya

c. Asesmen Nonkognitif
Asesmen terhadap kondisi emosi dan psikososial peserta didik penting dilakukan dalam
kegiatan pembelajaran. Pada akhir setiap bab Buku Siswa, peserta didik diminta untuk
merefleksi kegiatan yang paling sulit bagi mereka dan upaya yang mereka lakukan untuk
menghadapi kesulitan tersebut. Peserta didik juga diajak merefleksi tingkat kepuasan
mereka terhadap upaya tersebut. Guru perlu memberikan perhatian kepada refleksi diri
yang bersifat nonkognitif ini pada saat merumuskan penanganan dan strategi
pembelajaran.

Refleksi Peserta Didik terhadap Kesulitan Belajar dan Upaya yang Dilakukan
Pengetahuan atau keterampilan yang sudah saya pelajari:
1. ……………
2. ……………
3…………….
Refleksi Proses Belajar
1. Kegiatan yang paling sulit bagi saya pada bab ini:
_____________________________________________________________________
2. Hal yang saya lakukan untuk memperbaiki hasil belajar saya:
____________________________________________________________________
3. Untuk memperbaiki hasil belajar, saya akan meminta bantuan kepada:
______________________________________________________________________
4. Pandangan saya terhadap usaha belajar yang telah saya lakukan:

1 2 3 4 5

Lingkari salah satu angka untuk menggambarkan:


1 = sangat tidak puas 4 = puas
2 = tidak puas 5 = sangat puas
3 = biasa saja

Refleksi Guru:
 Apakah kegiatan belajar berhasil?
 Berapa persen peserta didik mencapai tujuan?
 Apa yang menurut Anda berhasil?
 Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik?
 Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
 Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?

C. LAMPIRAN
Lembar Kerja :
Materi: Mendapatkan Informasi dari Infografik
Setelah mengamati infografik, bekerjalah dalam kelompok 3—5 orang dan diskusikan
infografik “7 Langkah agar Membaca Selezat Mengudap”.
Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dapat kalian jadikan panduan.
1. Di antara langkah yang tercantum pada infografik “7 Langkah agar Membaca Selezat
Mengudap”, nomor berapa yang sudah kalian lakukan?
2. Langkah manakah yang menurut kalian paling mudah dilakukan?
3. Langkah manakah yang menurut kalian paling sulit dilakukan?
4. Apakah kalian sepakat dengan penggunaan kata “mengudap” dalam judul infografik
tersebut? Sebutkan alasannya.
5. Langkah apakah yang hendak kalian tambahkan?
Bahan Bacaan Peserta Didik :
 Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang Teks Prosedur dari
berbagai media atau websit resmi di bawah naungan Kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi
 Buku Guru Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas IX Kurikulum merdeka tahun 2022
 Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas IX Kurikulum merdeka tahun 2022
Glosarium:
alat peraga : alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi yang
diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik
alur konten capaian pembelajaran: elemen turunan dari capaian pembelajaran yang
menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang
asesmen diagnosis : asesmen pada awal tahun ajaran untuk memetakan kompetensi
peserta didik agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat
asesmen formatif : pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh guru
atau siswa dalam proses pembelajaran
asesmen sumatif : penilaian hasil belajar secara menyeluruh yang meliputi keseluruhan
aspek kompetensi yang dinilai dan biasanya dilakukan pada akhir periode belajar c
apaian pembelajaran : kemampuan pada akhir masa pembelajaran yang diperoleh
melalui serangkaian proses pembelajaran
daring : dalam jaringan, terhubung melalui jejaring komputer, internet, dan sebagainya;
online
esai : tulisan yang membahas suatu topik secara sepintas dari sudut pandang pribadi
penulis
gawai : peranti elektronik atau mekanik dengan fungsi praktis; gadget; alat; perkakas
google books : layanan mesin pencari buku oleh Google; pengguna dapat mengetahui
nama pengarang, jumlah halaman, tahun terbitan, cuplikan isi buku yang dibatasi
hoaks : informasi bohong, lazimnya tersebar melalui internet; hoax
ide pendukung : gagasan tambahan untuk memperkuat gagasan pokok
ide pokok : gagasan utama yang menjadi landasan dalam pengembangan
tulisan/karangan; inti permasalahan yang dinyatakan dengan pernyataan umum tentang
isi keseluruhan paragraf
intonasi : ketepatan pengucapan dan irama dalam kalimat agar pendengar memahami
makna kalimat tersebut dengan benar
KBBI Daring : singkatan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam Jaringan, artinya
kamus yang bisa diakses dengan fasilitas internet
kegiatan pengayaan : kegiatan yang diberikan kepada peserta didik dengan tingkat
pemahaman yang lebih cepat sehingga pengetahuan, keterampilan, dan penguasaan
mereka terhadap materi lebih mendalam
kegiatan perancah : disebut juga sebagai scaffolding, memberikan dukungan belajar
secara terstruktur berupa petunjuk, peringatan, dorongan, dan contoh secara bertahap
sesuai kemampuan peserta didik sehingga peserta didik dapat belajar mandiri
koherensi : tersusunnya uraian atau pandangan sehingga bagian-bagiannya berkaitan
satu dengan yang lain; keselarasan yang mendalam antara bentuk dan isi karya sastra;
hubungan logis antara bagian karangan atau antara kalimat dalam satu paragraf
kohesi : keterikatan antarunsur dalam struktur sintaksis atau struktur wacana yang
ditandai antara lain dengan konjungsi, pengulangan, penyulihan, dan pelesapan
konjungsi : kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan
antarkalimat
lema : kata atau frasa masukan dalam kamus di luar definisi atau penjelasan lain yang
diberikan dalam entri
lembar amatan : catatan yang berisi keterampilan peserta didik untuk diamati guru
majas : cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang
lain; kiasan
matrilineal : sistem yang mengatur garis keturunan melalui garis keturunan ibu
media sosial : wadah di internet yang memberikan akses kepada pengguna untuk
berinteraksi, bekerja sama, berbagi, dan berkomunikasi dengan pengguna lain secara
virtual atau online
membaca nyaring : membaca yang dilakukan dengan bersuara, dengan lafal dan
intonasi yang jelas, benar, dan wajar, serta memperhatikan tanda baca sehingga
pembaca memahami maknanya
mesin pencari : kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang
disediakan untuk mengumpulkan informasi berdasarkan kata kunci yang diberikan; mesin
pencari yang dikenal luas saat ini adalah Google
mitigasi bencana : upaya menangani bencana pada tahap awal dengan tujuan
mengurangi dampak atau bahaya yang ditimbulkan bencana
monolog : pembicaraan yang dilakukan dengan diri sendiri; adegan sandiwara dengan
pelaku tunggal yang membawakan percakapan seorang diri
netizen : warganet—warga internet; orang yang aktif menggunakan internet
opini : pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang
paragraf deduktif induktif: paragraf yang kalimat utamanya berada di awal dan akhir
kalimat
paragraf deduktif : paragraf yang kalimat utamanya berada di bagian awal
paragraf induktif : paragraf yang kalimat utamanya berada di bagian akhir
paragraf ineratif : paragraf yang kalimat utamanya berada di bagian tengah
patrilineal : sistem yang mengatur garis keturunan melalui garis keturunan ayah
pojok baca kelas : bagian dari kelas yang dilengkapi dengan rak buku berisikan buku-
buku pengayaan sesuai jenjang untuk dibaca peserta didik selama berada di kelas
proyek kelas : tugas pembelajaran yang melibatkan beberapa kegiatan untuk dilakukan
seluruh peserta didik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan
sms : short message service; teknologi yang menyediakan pelayanan mengirim dan
menerima pesan berbentuk teks melalui ponsel
sudut pandang : cara penulis menempatkan dirinya dalam sebuah cerita
taman bacaan masyarakat: perpustakaan skala kecil yang dikenal sebagai sudut baca,
rumah baca, taman baca, atau nama lain, dibentuk dengan tujuan utama melayani
masyarakat dalam rangka meningkatkan minat baca
teks argumentasi : teks yang memuat gagasan atau pendapat yang disertai alasan dan
pemaparan logis dan meyakinkan
teks deskripsi : teks yang berisi pemaparan atau penggambaran dengan kata- kata
secara jelas dan terperinci; uraian perasaan atau peristiwa sehingga pembaca seolah
menyaksikan atau merasakannya sendiri
teks eksplanasi : teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau terbentuknya
suatu fenomena alam atau sosial, fakta disajikan secara berurutan atau secara sebab
akibat
teks eksposisi : teks yang bertujuan untuk memberikan informasi tertentu, misalnya
maksud dan tujuan sesuatu
teks naratif : teks yang bertujuan untuk menguraikan suatu peristiwa dan diceritakan
secara runtut
teks prosedur : teks berisi cara, tujuan untuk membuat atau melakukan sesuatu, tahap
demi tahap secara benar dan berurut sehingga mencapai tujuan yang diinginkan
teks rekon : teks yang menceritakan kembali pengalaman masa lalu secara kronologis
dengan tujuan untuk memberi informasi atau menghibur pembaca
virtual : tampil atau hadir dengan menggunakan perangkat lunak komputer, misalnya di
internet
warganet : warga internet; orang yang aktif menggunakan internet; netizen
wawancara : tanya jawab dengan seseorang (pejabat dan sebagainya) yang diperlukan
untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal, untuk dimuat dalam
surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisi; tanya jawab
peneliti dengan narasumber
website : situs web; sekumpulan halaman web yang saling berhubungan, umumnya
berada pada peladen yang sama, berisi kumpulan informasi
wirausaha : wiraswasta; orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru,
menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru,
memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya

Daftar Pustaka:
Dananjaya, U. 2010. Media Pembelajaran Aktif. Bandung: Penerbit Nuansa. Eggins,
S. 2004. An Introduction to Systemic Functional Linguistics (2nd ed.). London: Pinter.
Farida, A. 2020. Membangun Kemitraan Keluarga dan Sekolah. Bandung: Penerbit
Nuansa.
--------------. 2014. Pilar-Pilar Pembangunan Karakter Remaja: Metode Pembelajaran
Aplikatif untuk Guru Sekolah Menengah. Bandung: Penerbit Nuansa.
Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades
PreK to 8 Heinemann.
Hernowo. 2003. Andaikan Buku Itu Sepotong Pizza: Rangsangan Baru untuk Melejitkan
Word Smart. Bandung: Kaifa.
Hammond, J., and Derewianka, B. 2001. Genre. In R. Carter & D. Nunan (Eds). The
Cambridge Guide to Teaching English to Speakers of Other Languages. Cambridge:
Cambridge University Press.
Javed, M., Eng, L.S., & Mohammed, A.R. 2015. Developing Reading Comprehension
Modules to Facilitate Comprehension among Malaysian Secondary School. ESL Students.
International Journal of Instruction, (8) 2: 139—154.
Juwita, E.P., Budimansyah, D., Nurbayani, S. 2015. Peran Media Sosial terhadap Gaya
Hidup Peserta Didik SMA Negeri 5 Bandung, Jurnal Sosietas, Vo. 5No. 1.
Lestari, R., Sudiyana, B., Wahyuni, T. 2019. Fakta dan Opini dalam Teks Tajuk Rencana
pada Surat Kabar Kompas. Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra
Indonesia. Volume 1. Nomor 1. 2019: 1—10.
Mandia, I.N. 2017. Kohesi dan Koherensi sebagai Dasar Pembentukan Wacana yang
Utuh. Soshum Jurnal Sosial dan Humaniora, Vol.8, No.2, Juli 2017.
Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, Badan Pengembangan dan Pembinaan
Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2016.
Pusat Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal
Pembelajaran. Pusmenjar Kemendikbud RI.
Robb. Laura. 2003. Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Scholastic
Teaching Resources.
Tapscott, D. 2013. Grown Up Digital: yang Muda yang Mengubah Dunia. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.

Tautan Internet
https://kbbi.kemdikbud.go.id/ artikelBagi Batak Toba, Anak Itu Kemuliaan, dilihat
pada 31 Januari 2021.
https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/ artikel Wiwitan, Tanamkan Kearifan Lokal ke
Peserta Didik, dilihat pada 1 Februari 2021.
https://twitter.com/ivanlanin status/941709626743013376?lang=en tentang konjungsi,
dilihat pada 1 Februari 2021.
http://donasibuku.kemdikbud.go.id/ artikel Senam Literasi, Tradisi Taman Bacaan Lentera
Pustaka, dilihat pada 10 Desember 2020.
http://ravii.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/54289/FAKTA+DAN+OPINI. docx
Makalah Utama Dasar-Dasar Jurnalistik: Fakta dan Opini, dilihat pada 2 Februari 2021.
https://www.jawapos.com/, artikel Vito Egi, Peserta Didik Berprestasi Penjaga Tradisi Seni
Budaya Jawa, dilihat pada 2 Februari 2021.
https://www.wartaekonomi.co.id/, artikel Meski Jatuh Bangun, Yasa Singgih
Sukses Jadi Bos Brand Fesyen Miliknya, dilihat pada 14 Desember 2020.
http://lipi.go.id/ artikel Lobster, Seafood yang Bernilai Ekonomi Tinggi, dilihat pada
2 Februari 2021.
http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/
https://ipusnas.id

You might also like