0% found this document useful (0 votes)
64 views15 pages

Jurnal Yutin

jurnal utin

Uploaded by

kaingyutin
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
64 views15 pages

Jurnal Yutin

jurnal utin

Uploaded by

kaingyutin
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

PEMBERDAYAAN KINERJA PEMERINTAH DESA DALAM MENCAPAI

PELAYANAN ADMINISTRASI MASYARAKAT YANG CEPAT DAN AKURAT

Yustina Nanda Kaing

Program Studi Administrasi Publik,Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Email:[email protected]

Abstract

The village government is an agency that provides services for the community. As in Article 4
of Law No. 6 of 2014 concerning village regulation, it is explained that "improving public
services for village residents in order to accelerate the realization of general welfare and
form a professional, efficient and effective village government, open and responsible.”
Empowerment is an effort that aims to make people more responsible for their work.
However, in providing services, there are many obstacles that occur, starting from the
behavior of officials and the completeness of facilities and infrastructure which are still
lacking, thus hampering the service process.

Abstrak

Pemerintah desa merupakan instansi yang menyelenggarakan layanan untuk

masyarakat.sebagaimana dalam pasal 4 undang-undang no.6 tahun 2014 tentang pengaturan

desa dijelaskan bahwa “meningkatkan pelayanan publik bagi warga masyarakat desa guna

mempercepat perwujudan kesejahteraan umum dan membentuk pemerintahan desa yang

profesional,efisiendan efektif,terbuka serta bertanggung jawab”. Pemberdayaan adalah upaya

yang bertujuan untuk membuat orang lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaan

mereka .Namun dalam penyelenggaraan pelayanan begitu banyak kendala yang terjadi mulai

dari prilaku aparat serta kelengkapan sarana dan prasarana masih kurang sehinnga

menghambat proses pelayanan.


1.Pendahuluan

1.1.Latar Belakang

Saat ini kebutuhan pelayanan sangat penting untuk diperhatikan karena berkaitan

dengan kebutuhan masyarakat. Menurut Munir (dalam Ferine dan Juniarti, 2022:4) pelayanan

adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang (sekelompok orang) berdasarkan faktor

material dengan menggunakan sistem, prosedur dan cara yang bertujuan mencapai kebutuhan

masyarakat sesuai dengan haknya. pelayanan masyarakat adalah suatu kegiatan yang

dilakukan oleh suatu organisasi pemerintahan.oleh karena pada dasarnya pemerintah harus

bisah memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.pemerintah desa

dalam mengurus rumah tangganya harus bisah meningkatkan kualitas pemerintahan yang

baik sesuai perkembangan zaman.

pemerintahan desa dalam hal ini perlu diperdayakan guna untuk meningkatkan

kualitas pelayanan. Pemberdayaan adalah upaya untuk membuat orang lebih bertanggung

jawab atas pekerjaan mereka sendiri dan dapat meningkatkan produktivitas mereka.

Permasalahan yang di kantor desa pujiharjo saat ini yaitu terbatasnya fasilitas kantor

seperti;komputer,labtop,dan jaringan sehingga mengakibatkan proses pelayanan tidak dapat

berjalan sesuai yang diinginkan.Hal ini adalah kinerja dari aparat desa sebagai pengemban

tugas untuk mengelola desa harus perlu diperbaiki sehingga tujuan yang diharapkan dapat

tercapai.
1.2.Rumusan Masalah

1 Bagaimana pemberdayaan kinerja pemerintah Desa Pujiharjo dalam memberikan

pelayanan kepada masyarakat Pujiharjo?

2 Bagaimana upaya pemerintah Desa Pujiharjo dalam memberikan pelayanan yang

cepat dan akurat?

1.3.Tujuan Penelitian

1 Untuk mengetahui pemberdayaan kinerja pemerintah Desa Pujiharjo dalam

memberikan pelayanan kepada masyarakat.

2 Untuk mengetahui upaya pemerintah Desa Pujiharjo dalam memberikan pelayanan

yang cepat dan akurat.

1.4.Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah:

1 Manfaat teoritis

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan terkait kinerja aparatur desa

dalam memberikan pelayanan di Desa Pujiharjo.

Juga menjadi pedoman bagi peneliti selanjutnya terlebih khusus penelitian terkait

dengan pemberdayaan kinerja aparatur desa dalam mencapai pelayanan administrasi

masyarakat yang cepat dan akurat.

2 Manfaat Praktis

a. Bagi Peneliti

Dapatkan pengetahuan Tentang pelayanan sipil dan pengalaman langsung di

layanan publik lokal.

b. Untuk Aparatur Desa


Kesimpulan dari penelitian ini hendaklah dapat menjadi masukan bagi instansi

pemerintah untuk menghasilkan pelayanan publik yang lebih baik dengan

meningkatkan kualitas pekerjaan.

3.Metode Penelitian

3.1.Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.

Teknik kualitatif ini di lakukan oleh penulis, yang telah menjadi alat penelitian dan

analisis.

3.2.Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian merupakan tempat di mana peneliti melakukan penelitian guna

untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan, dalam penelitian ini lokasi penelitian

dilakukan di kantor Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo.

3.3.fokus penelitian

Dalam penelitian kualitatif peneliti akan membatasi penelitian dalam satu atau

lebih variabel. Oleh karena itu dalam penelitian kualitatif ada yang namanya batasan

masalah, batasan masalah dalam penelitian kualitatif dapat disebut dengan fokus yang

berisikan pokok masalah dan masih bersifat umum (Sugiyono, 2018: 54-55).

Adapun fokus pada penelitian ini adalah” Pemberdayaan Kinerja Pemerintah

Dalam Mencapai Pelayanan Administrasi Yang Cepat Dan Akurat”.

3.4.sumber data

1 Data Primer

Data primer merupakan data yang diperoleh dari informan atau responden

secara langsung melalui wawancara (Moleong, 2016: 157).


2 Data Sekunder

Data sekunder merupakan data yang dihasilkan dari sumber tulisan seperti

dokumen pribadi, dokumen resmi, (Moleong, 2016:159).

3.5.teknik pengumpulan data

Teknik pengumpulan data adalah langkah yang strategis dalam melakukan penelitian

bagi peneliti, karena tujuan utama dalam melakukan penelitian yaitu untuk mendapatkan

data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka seorang peneliti tidak akan

memperoleh data yang bisa memenuhi standar data yang telah ditentukan (Sugiyono, 2018:

104). Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yang dilakukan dalam

penelitian yaitu

1. Observasi

2. Wawancara

3. Dokumentasi

3.6.Teknik Penentuan Informan

Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik penentuan informan dengan teknik

purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan

tertentu.

Adapun informan dalam penelitian ini adalah: Kepala Desa Pujiharjo, Kepala Seksi

Pelayanan Pujiharjo, Sekretaris Desa Pujiharjo dan Masyarakat Desa Pujiharjo.

3.7.instrumen penelitian

Dalam penelitian ini isntrumen utamanya adalah peneliti sendiri. Selanjutnya setelah

fokus penelitian jelas, kemudiaan akan dikembangkan instrumen sederhana dengaan harapan

akan melengkapi data dan membandingkan dengan data yang ditemukan melalui observasi

dan wawancara (Sugiyono 2017: 60).


3.8.Teknik Analisis Data

Miles and Huberman dalam Sugiyono (2018: 132-133) menyatakan bahwa aktivitas

dalam analisis data kualitatif dilaksanakan secara interaktif dan berlangsung secara terus

menerus hingga tuntas, sampai datanya sudah jenuh. Aktivitas dalam analisis data ini,

meliputi:

Aktivitas dalam analisis data ini, meliputi:

a. Data Collection (Pengumpulan Data)

b. Data Reduction (Reduksi Data)

c. Data Display (Penyajian Data)

d. Conclusion Drawing/Verification

3.9.keabsahan data

Untuk menguji kredibilitas data/tingkat kepercayaan data, saya menggunakan

triangulasi, dalam hal ini triangulasi diartikan sebagai proses pengecekan kembali data-data

dari berbagai sumber dengan berbagai cara, dan berbagai waktu (Sugiyono,2017:273).

4.Hasil dan Pembahasan

4.1.Hasil

4.1.1. Pemberdayaan Kinerja Aparatur Desa Pujiharjo

Proses atau cara dalam memberdayakan kinerja perangkat desa dikantor desa

Pujiharjo diawali dengan pengrekrutan pegawai. Berdasarkan wawancara dengan

bapak Hendik Arso (Kades Pujiharjo) mengatakan ,bawasannya:

Proses pemberdayaan diawali dengan pengrekrutan pegawai kantor melalui

musyarawah bersama badan permusyawaratan desa (BPD) untuk membentuk

panitia kecil dalam rangka penerimaan perangkat desa yang baru. Namun

sebelum itu, kita akan membuka pendaftaran kemudian mengumumkan syarat-

syarat yang diperlukan seperti ijazah dan syarat-syarat lainya. Dari yang terdaftar
kita lakukan tes untuk peserta,yang mana yang menjadi penguji dalam kegiatan

tersebut bukan dari desa melainkan dari kecamatan. Peserta yang lolos di ambil

berdasarkan perolehan nilai yang tertinggi. setelah tes masuk selesai akan

diadakan pertemuan kembali bersama badan permusyawaratan desa (BPD) untuk

pengangkatan perangkat desa yang baru. setelah di angkat menjadi perangkat

desa yang baru mereka akan diberi pembekalan terkait tugas dan fungsi masing-

masing sehingga mereka tahu kinerja apa dan apa yang harus mereka lakukan.

(wawancara pada tanggal 25 Agustus 2023).

Jadi dapat disimpulkan bahwa untuk pemberdayaan didesa pujiharjo sudah

cukup baik dapat dilihat pengrekrutan pegawai dilakukan melalui proses yang

panjang namun berdasarkan mekanisme yang benar, sehingga perangkat desa

yang di pilih betul-betul memiliki kemampuan.

Pemberdayaan merupakan suatu tindakan yang mengacu pada proses

meningkatkan kemampuan serta keterampilan seseorang atau suatu organisasi

dengan tujuan mengatasi rasa tidak berdaya dan kurangnya sumber daya mereka

untuk melakukan pekerjaan dengan kemampuan yang mereka miliki. Berdasarkan

hasil wawancara dengan bapak Yoyot selaku kepala seksi pelayanan di kantor

desa pujiharjo, mengatakan bawasannya;

Untuk meningkatkan kemampuan pegawai di kantor desa pujiharjo biasanya

kami melakukan pelatihan ataupun diklat dengan tujuan untuk membentuk

menjadi perangkat desa yang baik. Jadi harus betul-betul dibekali sehingga

nantinya bisah bekerja dengan baik. kalau pendidikan karena sekarang minimal

ijazah untuk menjadi perangkat desa yaitu ijazah SMA maka pelatihan yang

diberikan akan disesuaikan dengan ijazah yang dimiliki, (wawancara pada tanggal

25 Agustus 2023).
Jadi kesimpulannya dalam meningkatkan kemampuan para perangkat desa

Pujiharjo, ada beberapa upaya seperti memberikan pelatihan ataupun diklat

kepada perangkat desa dengan tujuan agar perangkat desa Pujiharjo bisah

melayani masyarakat dengan baik dan dapat bertanggungjawab terhadap tugas

masing-masing.

4.1.2. Upaya Dalam Memberikan Pelayanan Yang Cepat Dan Akurat

Upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat masih

belum terlaksana dengan baik. Hal ini disebabkan karena ada beberapa

permasalahan: seperti masalah kelengkapan sarana dan prasarana kantor, sumber

daya manusia dan kedisplinan jam kerja. Kelengkapan sarana dan prasarana dapat

meningkatakan atau menciptakan pelayanan yang cepat dan akurat.

Seperti yang saya amati di desa Pujiharjo sarana kantor masih kurang terbukti

hanya ada dua labtop saja dan satu alat cetak, kemudian serta perangkat desa yang

sering terlambat masuk kantor. Seperti hasil wawancara dengan bapak Candra

selaku masyarakat desa Pujiharjo, mengatakan bawasannya; pelayanan dikantor

desa Pujiharjo masih belum maksimal karena kedisiplinan jam kerja para

perangkat desa disini masih belum belum baik, hal ini dapat dilihat dari

masyarakat yang selalu menunggu perangkat desa yang belum masuk kantor

padahal jam kantornya sudah dimulai satu atau dua jam yamg lalu, (Wawancara

pada tanggal 12 Juli 2023).

Berdasarkan hasil wawancara dengan bapak Sugeng selaku masyarakat

Pujiharjo, mengatakan bawasannya; di desa kami untuk pelayanan di bidang

perijinan, kegiatan sosial seperti keagamanaan sejauh ini menurut saya terbilang

cepat untuk diatasi, namun yang masih menjadi permasalahan yaitu pelayanan di

bagian administrasi karena terkendala jaringan. kemudian ada beberapa sarana


dan prasarana yang belum lengkap yang mungkin itu sangat dibutuhkan oleh

masyarakat Pujiharjo, (wawancara pada tanggal 25 Agustus 2023).

Dari wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa di desa pujiharjo untuk

pelayanan dibeberapa bidang seperti perijinan dan kegiatan sosialdi desa

Pujiharjo terbilang cepat tetapi yang masih menjadi permasalahan yaitu

pelayanan di bidang administrasi karena terkendala sarana dan prasana yang

belum memadai.

Jadi kesimpulanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dikantor

desa Pujiharjo masih ada permasalahan dapat dilihat dari kedisiplinan jam kerja

perangkat desa yang masih kurang baik.

Hasil wawancara dengan bapak Sudiono selaku masyarakat desa pujiharjo,

mengatakan bawasannya; menurut saya sejauh ini pelayanan dikantor desa

Pujiharjo yang masih belum baik yaitu pelayanan surat menyurat (pelayanan

administrasi) karena di desa kami jaringan masih menjadi kendala yang dimana

ketika listrik mati dapat menghambat proses pelayanan sehingga urusan kami

menjadi lambat. Kemudian yang masih menjadi permasalahan di desa ini juga

terletak pada tidak adanya tempat pembuangan akhir (TPA) untuk membuang

sampah sehingga kami masyarakat menjadi bingung untuk membuang sampah,

alhasil sampah yang ada dibuang disembarangan tempat, (wawancara pada

tanggal 25 Agustus 2023).

Dari wawancara diatas dapat simpulkan bahwa pelayanan administrasi belum

berjalan sesuai yang diinginkan karena masalah jaringan kurang baik dan juga

permasalahan sampah yang menjadi keluhan masyarakat. Tentunya pemerintah

harus memperhatikan hal tersebut agar bisah mengurangi masalah seperti bencana

alam.
Upaya yang dilakukan oleh pemerintah desa dalam memaksimalkan pelayanan

kepada masyarakat seperti hasil wawancara dengan bapak Hendik (kades

Pujiharjo), mengatakan bawasanya; kami perangkat desa selalu berupaya untuk

melayanani masyarakat agar keperluan mereka dapat terlakasana dengan baik

namun memerlukan waktu yang cukup lama karena memang selalu ada kendala

baik dari sumber daya manusia maupun peralatan kantor yang belum memadai

bisah dilihat hanya ada 2 labtop dan 1 alat cetak saja ditambah perangkat desa

masih ada yang tidak displin dalam jam kerja, namun kinerja yang buruk akan di

tegur atau diberi sanksi agar bisa dievaluasi apa yang kiranya perlu dirubah.

(wawancara tanggal 13 Juli 2023) Jadi kesimpulannya pelayanan di kantor desa

Pujiharjo belum sepenuhnya di laksanakan dengan baik hal ini dikarenakan

sarana kantor yang belum memadai dan juga kinerja perangkat desa yang belum

semuanya baik.

Kemudian hasil wawancara dengan dengan bapak Srikuncoro (sekdes

Pujiharjo) mengatakan bawasanya; kami melakukan upaya agar pelayanan selalu

cepat tetapi dengan syarat data harus benar dan tidak boleh mengalami

perubahan, dan data harus dipersiapkan terlebih dahulu dengan syarat apa saja

yang diperlukan untuk mengurus surat yang dibutuhkan oleh masyarakat, namun

masih begitu banyak masyarakat yang belum mengerti dengan apa yang sudah

disampaikan, terkadang lamanya proses layanan ya terletak di kesiapan berkas-

berkas yang akan dibutuhkan nantinya. kemudian dari sarana dan prasarana

seperti jaringan di desa kami masih sangat sulit meskipun ada tapi masih saja

menjadi kendala karena sering mati akibat cuaca yang tidak mendukung sehingga

menghambat proses pelayanan kami, (wawancara pada tanggal 12 Juli 2023).


Dari wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa pelayanan administrasi di

desa pujiharjo masih menjadi permasalahan hal ini dapat dilihat dari rendahnya

pemahaman masyarakat terkait data yang perlu dipersiapkan dan juga sarana

kantor yang belum memadai.

4.2.Pembahasan

4.2.1. Pemberdayaan Kinerja Aparatur Desa Pujiharjo

Di kantor desa Pujiharjo pemberdayaan di awali dengan pengrekrutan pegawai

melalui tes masuk seperti: tes tertulis, tes wawancara dan tes komputer dan juga

memberikan didikan dan latihan (diklat) kepada para perangkat desa. Didikan dan

latihan yang diberikan yaitu pengembangan ilmu pengetahuan serta keterampilan para

perangkat desa sehingga membentuk perangkat desa menjadi lebih baik. Dengan

adanya pemberdayaan kinerja pemerintah ini dapat memberikan dampak yang baik

kepada seluruh perangkat desa Pujiharjo. Seperti yang di katakan bapak Hendik Arso

selaku kepala desa Pujiharjo; pemberdayaan kinerja dikantor desa kami juga

dilakukan dengan cara diadakannya pertemuan 1 minggu sekali dengan tujuan untuk

mengevaluasi kinerja dari setiap pegawai agar apa yang masih menjadi kekurangan

maupun masalah dalam proses kerja akan dicari titik temu bersama yang baiknya

seperti apa.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan kinerja perangkat

Desa Pujiharjo terus ditingkatan melalui berbagai cara dan tujuan dari pemberdayaan

kinerja ini untuk mencapai kepentingan pemerintahan juga masyarakat Pujiharjo itu

sendiri.
4.2.2. Upaya Dalam Memberikan Pelayanan Yang Cepat Dan Akurat

Pelayanan yang cepat merupakan pemberian pelayanan yang lebih cepat dan

dapat memuaskan masyarakat. Di kantor desa Pujiharjo pelayanan dibeberapa

bidang sudah terbilang cepat namun pelayanan dibagian administrasi masih

menjadi permasalahan karena terkendala jaringan dan fasilitas kantor yang

belum memadai.

Sedangkan akurat merupakan pemberian layanan berdasarkan syarat

pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Namun dikantor Desa Pujiharjo

syarat pelayanan yang diberikan oleh pemerintah masih belum terlaksana

dengan baik hal ini dikarenakan rendahnya sumber daya manusia (SDM)

dikalangan masyarakat sehingga pelayanan menjadi tidak akurat.

Faktor Kedisiplinan jam kerja juga sangat dibutuhkan dalam proses pelayanan

yang cepat, seperti yang terjadi di kantor desa pujiharjo (hasil wawancara

bersama bapak Candra selaku masyarakat pujiharjo), perangkat desa datang

saat jam kerja sudah dimulai satu atau dua jam yang lalu sehingga membuat

masyarakat harus menunggu, sehingga waktu penyelesaianya pun

membutuhkan waktu yang lama.

Upaya yang dilakukan oleh pemerintah desa pujiharjo seperti yang di katakan

oleh Bapak Hendik Arso selaku kepala desa Pujiharjo; kami berupaya

memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat meskipun selalu saja terjadi

kendala karena memang masalah jaringan yang kurang baik kemudian sarana

yang belum memadai dan juga masih ada perangkat desa yang kinerjanya

tidak baik, tetapi kami akan berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi

permintaan masyarakat. Adapun upaya lain yang dilakukan di desa pujiharjo


dalam memberikan pelayanan yang cepat dan akurat kepada masyarakat yaitu

dengan cara tetap melayani masyarakat meskipun diluar jam kerja.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam memberikan

pelayanan yang cepat dan akurat, pemerintah pujiharjo melakukan berbagai

upaya meskipun masih saja ada masalah baik dari sarana ataupun masalah dari

masyarakat maupun pemerintah itu sendiri tetapi upaya yang mereka lakukan

bertujuan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

5.Penutup

5.1.kesimpulan

1 Pemberdayaan kinerja perangkat desa diawali dengan pengrekrutan pegawai melalui

proses; tes masuk, kemudian perangkat desa Pujiharjo diberikan pendidikan dan

latihan (diklat). Hal ini sudah dilaksanakan dengan baik dikantor desa Pujiharjo

sehingga menghasilkan perangkat desa yang bisa bertanggung jawab terhadap

pekerjaan mereka masing-masing.

2 Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Desa Pujiharjo

melakukan upaya agar pelayanan administrasi lebih cepat dan akurat. Namun begitu

banyak kendala yang terjadi mulai dari kedisiplianan jam kerja perangkat desa yang

belum baik, fasilitas kantor yang belum memadai ditambah juga sumber daya manusia

yang masih rendah di kalangan masyarakat sehingga pelayanan administrasi yang

diberikan belum cepat dan belum terjamin.

5.2.Saran

1). Bagi pemerintah Desa Pujiharjo, diharapkan untuk terus meningkatkan kemampuan

perangkat desa melalui pemberdayaan kinerja, sehingga kinerja mereka akan lebih

baik lagi dari sebelumnya. Kemudian untuk pengadaan fasilitas kantor dengan
jumlah yang lebih banyak lagi sesuai kebutuhan sehingga dapat menciptakan

pelayanan yang lebih cepat dan akurat.

2). Bagi masyarakat Pujiharjo, diharapkan untuk lebih meningkatkan sumber daya

manusia (SDM) agar proses pelayanan dapat berjalan sesuai yang dinginkan

sehingga data yang diperlukan benar-benar akurat.

3). Bagi peneliti selanjutnya, untuk peneliti selanjutnya di harapkan agar dapat

melakukan kajian yang lebih luas terkait dengan pemberdayaan kinerja dalam

memberikan pelayanan kepada masyarakat karena hal ini sangat penting untuk

diperhatikan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pemerintah dan

masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA

Farida,Juniarti. 2022, pelayanan SDM.Yogyakarta: Selat Media Patners

Larisu dkk.2020. pemberdayaan masyarakat melalui Transformasi perpustakaan desa.

Surabaya: global aksara pres.

Patilaiya dkk. 2022. pemberdayaan masyarakat. Padang: PT.Global Eksekutif Teknologi.

Panjaitan, E., Dewi, R., & Angelia, N. (2019). Peranan pemerintah desa dalam meningkatkan

kualitas pelayanan administrasi kepada masyarakat. Perspektif, 8(1),3238

Sugiyono.(2013,2017,2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Wardhana dkk.2022. pengantar ilmu administrasi dan manajemen (teori dan aplikasi).

Bandung: Media Sains Indonesia

Wijaya.D.W.E.& Fauji.D.A.S.(2021). Determinan Kinerja Karyawan Pada Dinas

Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Nganjuk . Journal of Law,

Administration, and Social Science, 1(2), 84

You might also like