0% found this document useful (0 votes)
131 views8 pages

Strategi Kepemimpinan Adaptif Digital

1) The document discusses building an adaptive leadership strategy to deal with business changes in the digital era. Adaptive leadership emphasizes the ability to adapt to environmental changes. 2) Qualitative outcomes of building an adaptive strategy include increased organizational flexibility, an innovation culture, increased responsiveness to customers, organizational learning capabilities, and empathetic leaders. 3) The literature review discusses perspectives on adaptive leadership from thinkers like Heifetz, Evans, House, Raelin, Bennis, Kotter, and Northouse. Characteristics of adaptive leadership include being skilled, making evidence-based decisions, self-awareness, responsibility, innovation, effectiveness, and impartiality.

Uploaded by

ihsan rifaldi
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
131 views8 pages

Strategi Kepemimpinan Adaptif Digital

1) The document discusses building an adaptive leadership strategy to deal with business changes in the digital era. Adaptive leadership emphasizes the ability to adapt to environmental changes. 2) Qualitative outcomes of building an adaptive strategy include increased organizational flexibility, an innovation culture, increased responsiveness to customers, organizational learning capabilities, and empathetic leaders. 3) The literature review discusses perspectives on adaptive leadership from thinkers like Heifetz, Evans, House, Raelin, Bennis, Kotter, and Northouse. Characteristics of adaptive leadership include being skilled, making evidence-based decisions, self-awareness, responsibility, innovation, effectiveness, and impartiality.

Uploaded by

ihsan rifaldi
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

Membangun Strategi Kepemimpinan Adaptif Dalam Menghadapi

Perubahan Bisnis Di Era Digital


Soleh Huddin Sinaga 1, Annisa Febrianti 2, Frisbila Febika 3, Lyra Aulia4,
Laila Kumala5
Jurusan Manajemen Fakultas Sosial Sains Universitas Pembangunan Panca Budi
Medan
E-mail : sinagasoleh17@gmail.com1; annisafebrianti0102@gmail.com2;
frisbilafebika0@gmail.com3; lyraaulia2004@gmail.com4;
lailaakumala21june@gmail.com5

Abstract: Adaptive leadership is a leadership approach that emphasizes the ability to


adapt and respond effectively to environmental changes. The aim of building an
adaptive leadership strategy in facing business changes in the digital era is to increase
organizational resilience. With a focus on adapting to changes in technology, markets,
and the business environment, Qualitative outcomes from building adaptive leadership
strategies in the face of business change in the digital era can include Increased
Organizational Flexibility: The organization demonstrates the ability to quickly adapt
its structures, processes, and operations depending on demands changes in the digital
business environment, Innovation Culture: The formation of a culture of innovation that
encourages employees to contribute with new ideas and creative solutions in the face of
change, Increased Responsiveness to Customers: Adaptive leadership helps
organizations become more responsive to customer needs in an increasingly digital
business environment change, Organizational Learning Capability: Organizations
develop the ability to continuously learn from experience, both from success and failure,
as part of the adaptation process, Empathic Leader: Leaders emerge as someone who is
sensitive to the needs and concerns of the team, creates a supportive work climate and
motivating.
Keywords: Adaptive leadership, business changes in the digital era.

Abstrak: Kepemimpinan adaptif adalah pendekatan kepemimpinan yang menekankan


kemampuan untuk beradaptasi dan merespons secara efektif terhadap perubahan
lingkungan. Tujuan membangun strategi kepemimpinan adaptif dalam menghadapi
perubahan bisnis di era digital adalah meningkatkan ketangguhan organisasi. Dengan
fokus pada adaptasi terhadap perubahan teknologi, pasar, dan lingkungan bisnis, Hasil
kualitatif dari membangun strategi kepemimpinan adaptif dalam menghadapi perubahan
bisnis di era digital dapat mencakup Peningkatan Fleksibilitas Organisasi: Organisasi
menunjukkan kemampuan untuk dengan cepat menyesuaikan struktur, proses, dan
operasionalnya tergantung pada tuntutan perubahan di lingkungan bisnis digital,Budaya
Inovasi: Terbentuknya budaya inovasi yang mendorong karyawan untuk berkontribusi
dengan ide-ide baru dan solusi kreatif dalam menghadapi perubahan,Peningkatan
Responsivitas Terhadap Pelanggan: Kepemimpinan adaptif membantu organisasi
menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan dalam lingkungan bisnis digital
yang terus berubah,Kemampuan Pembelajaran Organisasional: Organisasi
mengembangkan kemampuan untuk terus belajar dari pengalaman, baik dari
keberhasilan maupun kegagalan, sebagai bagian dari proses adaptasi,Pemimpin yang
Empatis: Pemimpin muncul sebagai sosok yang memiliki kepekaan terhadap kebutuhan
dan kekhawatiran tim, menciptakan iklim kerja yang mendukung dan memotivasi.
Kata Kunci: Kepemimpinan adaptif, Perubahan bisnis di era digital.

PENDAHULUAN
Dalam menghadapi era digital yang mereka di tengah arus perubahan
terus berkembang, bisnis dan konstan.
organisasi dihadapkan pada tantangan
signifikan yang memerlukan Dengan demikian, pemahaman dan
kepemimpinan yang adaptif. implementasi strategi kepemimpinan
Perubahan cepat dalam teknologi, adaptif bukan hanya menjadi
dinamika pasar, dan tuntutan keharusan tetapi juga menjadi aset
konsumen menuntut organisasi untuk berharga dalam meraih keunggulan
tidak hanya berubah, tetapi juga untuk kompetitif di era digital yang
beradaptasi secara kontinu. Oleh penuh tantangan.
karena itu, membangun strategi Pemanfaatan Teknologi Informasi dan
kepemimpinan adaptif menjadi Manajemen Perubahan pada Kegiatan
krusial dalam menjaga kelangsungan Bisnis di Era Globalisasi
dan kesuksesan perusahaan.
Era globalisasi telah membawa
Kepemimpinan adaptif tidak sekadar perubahan yang signifikan dalam
merespons perubahan; lebih dari itu, dunia bisnis. Kemajuan teknologi
strategi ini melibatkan pengembangan informasi menjadi salah satu faktor
keterampilan dan budaya utama yang memengaruhi cara
organisasional yang memungkinkan perusahaan mengelola bisnis. Tujuan
tim untuk bersinergi dalam penelitian ini adalah untuk
menghadapi ketidakpastian. Dalam menganalisis bagaimana pemanfaatan
konteks ini, penelitian ini bertujuan teknologi informasi dan manajemen
untuk menyelidiki dan merinci perubahan berkontribusi terhadap
langkah-langkah konkret dalam keberhasilan kegiatan bisnis di era
membangun strategi kepemimpinan globalisasi. Penelitian ini
adaptif yang efektif. menggunakan metode penelitian
Melalui pemahaman mendalam kualitatif. Teknik pengumpulan data
terhadap dinamika bisnis digital, kita dilakukan dengan studi kepustakaan
dapat mengeksplorasi bagaimana yang diperoleh dari Google Schoolar
pemimpin dapat menjadi agen dan Elsevier. Data yang telah
perubahan yang proaktif. Dengan terkumpul kemudian dianalisis dalam
fokus pada peran kunci adaptasi tiga tahapan yakni reduksi data,
terhadap teknologi dan transformasi penyajian data dan penarikan
budaya, penelitian ini berusaha kesimpulan. Hasil penelitian
memberikan panduan praktis bagi menunjukan bahwa pemanfaatan
pemimpin dan organisasi yang teknologi informasi pada kegiatan
berupaya mempertahankan relevansi bisnis yakni dengan ecommerce,
analisis data untuk pengambilan
keputusan, penggunaan kecerdasan Martin G. Evans dan Robert J. House:
buatan (AI), pemasaran digital dan Mereka mengembangkan konsep
media sosial, kolaborasi dan GLOBE Leadership yang mencakup
komunikasi digital. Sedangkan gaya kepemimpinan adaptif. Mereka
pemanfaatan manajemen perubahan menyoroti perlunya pemimpin yang
antara lain yakni dengan mampu beradaptasi dengan berbagai
implementasi teknologi baru, merger konteks budaya dan situasional.
dan akuisisi, dan flexibilitas dalam Joseph A. Raelin: Raelin menggagas
organisasi. konsep kepemimpinan reflektif dan
adaptif. Menurutnya, pemimpin
adaptif harus mampu belajar dari
pengalaman, merespons perubahan,
dan terus mengembangkan
TINJAUAN PUSTAKA keterampilan kepemimpinan mereka.
Warren Bennis: Salah satu tokoh
Kepemimpinan adaptif adalah konsep utama dalam studi kepemimpinan,
yang telah diperkenalkan oleh Bennis menyatakan bahwa pemimpin
sejumlah ahli kepemimpinan yang efektif dalam era perubahan
terkemuka. Berikut adalah pandangan konstan adalah mereka yang dapat
beberapa ahli terkenal mengenai belajar dan beradaptasi dengan cepat,
kepemimpinan adaptif: mencirikan esensi kepemimpinan
Ronald Heifetz: Salah satu perintis adaptif.
utama kepemimpinan adaptif, Heifetz John Kotter: Kotter dikenal dengan
berfokus pada pemahaman bahwa konsep "leading change." Dia
dalam situasi perubahan yang menggarisbawahi pentingnya
kompleks, pemimpin harus kepemimpinan yang mampu
mempromosikan pembelajaran membimbing organisasi melalui
adaptif di seluruh organisasi. Ia perubahan, mengidentifikasi adaptasi
menekankan peran pemimpin dalam sebagai salah satu elemen kunci
membantu kelompok menavigasi dalam proses tersebut.
tantangan yang tidak memiliki solusi
langsung.
Nourthouse mengartikan (3) memahami kekurangan dan
kepemimpinan adaptif sebagai jenis kelebihan dirinya;
kepemimpinan yang membuat (4) bertanggung jawab;
seseorang selalu siap akan perubahan (5) selalu berinovasi untuk
yang terjadi, gaya ini juga meningkatkan pencapaiannya;
mengharuskan pemimpin untuk selalu (6) bekerja secara efektif;
memberikan arahan bagi pengikutnya (7) tidak bias saat mencerna
untuk senantiasa siap menghadapi sebuah informasi.
tantangan (Northouse, 2016). Adapun
ciri-cirinya ialah: Spilane dan Camburn mengartikan
(1)mahir dalam suatu pekerjaan; kepemimpinan sebagai suatu proses
(2) selalu memberikan keputusan memaksimalkan potensi organisasi
dengan melihat keadaan sebenarnya dengan meningkatkan kinerja anggota
(tidak subjektif); yang tergabung
di dalamnya, sedangkan pemimpin (6) memiliki motivasi yang tinggi
adalah inisiator yang mampu untuk mencapai tujuan bersama.
mempengaruhi orang lain untuk (Sianaga, Aprilinda, &
melakukan perubahan sesuai yang ia Budiman, 2021).
arahkan (Hoerudin, 2020). Seorang
pemimpin tidak terbatas pada Menurut Angga Wahyudi,
jabatannya, namun jika seseorang Muhammad Bhismi Thoifurqoni
berada di puncak struktur sebuah Assyamiri, Wilda Al Aluf,
organisasi maka akan lebih mudah Mohammad Ryan Fadhillah (2021)
untuk menggunakan otoritas yang Era digital telah mengubah paradigma
didapat dan menggunakannya untuk dan praktik manajemen sumber daya
menyelesaikan permaslahan yang manusia (SDM). Artikel ini
dihadapi. Definisi tentang pemimpin menganalisis dampak transformasi
ini akan terus berkembang mengikuti digital pada SDM, dengan fokus pada
perubahan dan sudut pandang baru perubahan paradigma, pengembangan
dari stud1 yang dilakukan, pemimpin keterampilan digital, dan penggunaan
tidak hanya orang yang menduduki teknologi dalam pengambilan
posist di sebuah organisasi saja tapi keputusan. Era pra-digital
juga bisa mencangkup perkumpulan menekankan administrasi, sementara
tidak resmi yang membutuhkan era digital menuntut perhatian pada
arahan dari seseorang. keterampilan digital karyawan.
Pengembangan keterampilan digital
Nahnudin mengemukakan jika gaya menjadi penting, mengingat
kepemimpinan init menggunakan keterampilan ini kunci dalam dunia
manajemen perubahan sebagai acuan, kerja modern. Pendekatan berbasis
penggunaan dasar tersebut kompetensi menjadi metode yang
membuatnya dalam memprediksi lebih cocok dalam menghadapi
keadaan di masa mendatang tidak perubahan teknologi. Manajemen
melenceng jauh sehingga sudah ada SDM memiliki peran utama dalam
planning matang untuk menghadapi memfasilitasi adaptasi dan
kemungkinan itu (Nahnudin, Fauzi, & kesuksesan organisasi dalam era
Firdaos, 2023). Adapunciri digital yang terus berkembang.
pemimpinyang menggunakan gaya ini Perkembangan teknologi digital telah
adalah: memberikan perubahan besar dan
(1) mampu membuat anggotanya mendasar dalam berbagai aspek
loyal terhadap organisasi; kehidupan begitu pula halnya dengan
(2) bisa membimbing anggotanya organisasi bisnis.
memenuhi kewajibannya dalam
menjalankan kegiatan organisasi; Para ahli bisnis mengidentifikasi
(3) mempunyai kredibelitas yang bisa berbagai perubahan yang terjadi
membantu semua anggota dalam era digital. Berikut adalah
mewujudkan tujuan pandangan beberapa ahli terkemuka
organisasi; mengenai perubahan bisnis di era
(4) menjaga hubungan antar tiap digital:
posisi di organisasi; Peter Drucker: Salah satu pemikir
(5) dapat memaksimalkan berbagai manajemen paling berpengaruh,
kemampuan anggota shingga Drucker menyatakan bahwa
mendapat hasil yang optimal; digitalisasi mengubah fundamental
cara kita bekerja. Ia menyoroti Era digital merupakan suatu zaman
pentingnya organisasi memahami yang sudah mengalami kondisi
dampak teknologi digital pada perkembangan kemajuan dalam ranah
strategi, struktur, dan budaya bisnis. kehidupan ke arah yang serba digital
Erik Brynjolfsson dan Andrew (Zis et al., 2021). Hadirnya era digital
McAfee: Penulis "The Second mampu menjadikan kehidupan
Machine Age," mereka masyarakat menjadi lebih praktis dan
menggarisbawahi bahwa teknologi juga modern dalam banyak aspek
digital, seperti kecerdasan buatan dan termasuk perekonomian(Tartila,
otomatisasi, dapat mengubah 2022). Penelitian mengemukakan di
fundamental ekonomi dan organisasi. era digital ini terjadi sebuah evolusi
Mereka membahas konsep "keajaiban pada teknologi new media atau
kedua" di mana teknologi digital dikenal dengan teknologi yang
menghasilkan perubahan besar dalam berbasis
produktivitas. internet(Hamzah & Putri, 2020).
Clayton Christensen: Dalam Menurut Nadia Aprilia, Bambang
konsepnya tentang "dilemma Permadi, Faiz Aqila Izura Atanta
inovasi," Christensen berbicara Berampu, Suci Andini Kesuma
tentang bagaimana bisnis tradisional (2023) Di era digital ini kita
dapat terancam oleh inovasi teknologi mengetahui bahwa pesatnya
baru. Dia menekankan pentingnya perkembangan teknologi informasi,
adaptasi dan inovasi di era digital komunikasi dan digital sangat
untuk mempertahankan daya saing. berdampak pada pengembangan
Shoshana Zuboff: Penulis "The Age bisnis saat ini. Pesatnya
of Surveillance Capitalism," Zuboff perkembangan teknologi ini
membahas bagaimana bisnis di era melahirkan pengembangan bisnis
digital semakin mengumpulkan dan digital yang mana kini bisnis
menggunakan data pelanggan. Ia menggunakan digitalisasi berupa
menyoroti konsep kapitalisme media sosial sebagai alat
pengawasan yang mengeksplorasi komunikasinya. Hadirnya media
dampak kontrol data terhadap sosial memudahkan bisnis dalam
masyarakat dan bisnis. melakukan komunikasi dengan
Don Tapscott: Penulis "Blockchain konsumen/pelanggan, tidak hanya itu
Revolution," Tapscott membahas media sosial juga dijadikan sebagai
bagaimana teknologi blockchain sarana dalam melakukan pemasaran
dapat mengubah model bisnis. Ia (marketing) oleh para pebisnis untuk
menggambarkan potensi teknologi ini mengembangkan usaha mereka.
untuk menciptakan transparansi, Artikel ini ditulis dari serangkaian
keamanan, dan efisiensi dalam data yang diambil dari berbagai
operasi bisnis. sumber dari internet yang dilakukan
Rita McGrath: Ahli strategi bisnis, dengan merivew beberapa jurnal,
McGrath menyoroti pentingnya buku dan website yang mana
kecepatan dalam menghadapi penelitian ini bertujuan untuk
perubahan di era digital. Ia mengetahui apakah media sosial
memperkenalkan konsep "strategi dapat menjadi penunjang komunikasi
transisi" yang menekankan dalam bisnis di era digitalisasi.
fleksibilitas dan kemampuan untuk Penelitian ini menggunakan
beradaptasi dengan cepat. pendekatan kualitatif yang mana
pendeketan dilakukan dengan cara
membandingkan beberapa jurnal
dengan menariknya menjadi sebuah KESIMPULAN
kesimpulan sehingga menjadi sebuah
artikel yang baru dari penelitian Dalam mengejar kesuksesan di era
terdahulu yang telah dilakukan digital yang penuh tantangan,
sebelumnya oleh peneliti lainnya. membangun strategi kepemimpinan
Penelitian ini juga menggunakan adaptif telah terbukti sebagai fondasi
systematic literatur review (SLR) yang krusial bagi organisasi yang
yang mana teknik pengumpulan data ingin bertahan dan berkembang.
diambil dari penelitian-penelitian Perubahan bisnis di era digital
terdahulu yang telah tervalidasi. membutuhkan respons yang lebih
Artikel ini bertujuan untuk cepat, kreativitas, dan fleksibilitas,
mengetahui lebih dalam bagaimana yang semuanya merangkum esensi
media sosial dapat menjadi penunjang dari kepemimpinan adaptif.
dalam komunikasi
bisnis di era digital. Melalui penelitian ini, kita telah
menjelajahi konsep kepemimpinan
adaptif, merinci langkah-langkah
konkrit dalam menghadapi perubahan
METODE PENELITIAN bisnis di era digital. Strategi ini tidak
hanya mencakup keberhasilan dalam
Metode ini melibatkan pengumpulan mengadaptasi teknologi, tetapi juga
dan analisis sistematis dari berbagai membentuk budaya organisasi yang
literatur dan penelitian yang relevan mendukung perubahan, mendorong
tentang kepemimpinan adaptif dalam inovasi, dan meningkatkan
menghadapi perubahan bisnis di era keterlibatan karyawan.
digital. Peneliti akan menyusun dan
menganalisis temuan dari studi- studi Dalam konteks ini, peran pemimpin
sebelumnya untuk mengidentifikasi adaptif sangat menonjol. Mereka
pola dan tren yang muncul. Penelitian bukan hanya sebagai pemegang
yang melibatkan serangkaian kendali, tetapi sebagai fasilitator
sekumpulan untuk dan memproses perubahan, pendorong inovasi, dan
informasi dari berbagai sumber panutan yang dapat membimbing tim
pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, melalui ketidakpastian. Keberhasilan
majalah, koran, website, dan strategi kepemimpinan adaptif
dokumen lainnya. Metode penelitian tercermin dalam kemampuan
ini tidak melibatkan observasi atau organisasi untuk menjadi responsif,
wawancara dalam perolehan data tangguh, dan mampu memanfaatkan
Jurnal Ilmiah ini menelaah terhadap peluang yang ditawarkan oleh era
data-data pustaka yang dapat digital.
memberikan solusi atau jawaban
terkait dengan masalah yang diteliti. Namun, perlu diingat bahwa
Melalui penelitian pustaka dapat membangun strategi kepemimpinan
memberi hasil dari apa yang dicari adaptif bukanlah tujuan akhir,
melalui sumber-sumber melainkan suatu perjalanan
data yang digunakan. berkelanjutan. Perubahan bisnis terus
berlanjut, dan pemimpin adaptif perlu
terus mengasah keterampilan mereka, Sarankan pemimpin untuk
menyesuaikan strategi, dan memahami secara mendalam tren
membimbing organisasi melalui teknologi yang dapat memengaruhi
transformasi yang tidak pernah bisnis mereka. Rekomendasikan
berhenti. sumber daya atau kerja sama dengan
ahli teknologi untuk meningkatkan
Sebagai penutup, strategi pemahaman pemimpin tentang peran
kepemimpinan adaptif menjadi kunci teknologi dalam perubahan bisnis.
untuk membuka potensi penuh
organisasi di era digital yang dinamis 4. Keterlibatan Karyawan dan Budaya
ini. Dengan kesadaran mendalam Organisasi
terhadap dinamika bisnis dan Dorong pemimpin untuk aktif
komitmen terus-menerus terhadap terlibat dalam membangun budaya
inovasi, organisasi dapat menjadikan organisasi yang mendukung adaptasi
strategi ini sebagai alat utama untuk dan inovasi. Sarankan langkah-
mencapai keberlanjutan, langkah khusus untuk meningkatkan
pertumbuhan, dan keunggulan keterlibatan karyawan dan
kompetitif di dunia bisnis yang mendukung perubahan budaya yang
terus berkembang. diperlukan.
5. Pemanfaatan Data dan Analisis
Rekomendasikan penggunaan data
dan analisis sebagai alat untuk
SARAN DAN REKOMENDASI menginformasikan keputusan
kepemimpinan. Sarankan
1. Penerapan Langsung dalam implementasi solusi analitik yang
Organisasi dapat membantu pemimpin
Sarankan pembaca untuk mendapatkan wawasan mendalam
menerapkan langkah-langkah konkret tentang dinamika bisnis dan perilaku
strategi kepemimpinan adaptif dalam konsumen.
konteks unik organisasi mereka. 6. Jalinan Kemitraan Strategis
Berikan panduan praktis dan studi Tekankan pentingnya berkolaborasi
kasus agar pembaca dapat dengan mitra strategis dan
mengadaptasi strategi tersebut sesuai membangun ekosistem yang
dengan kebutuhan dan karakteristik mendukung inovasi. Sarankan cara-
organisasional mereka. cara untuk membangun kemitraan
2. Pengembangan Keterampilan yang saling menguntungkan dalam
Pemimpin menghadapi perubahan bisnis.
Tekankan pentingnya 7. Evaluasi dan Penyesuaian
pengembangan keterampilan Berkelanjutan
kepemimpinan adaptif bagi pemimpin Sarankan pemimpin untuk terus
saat ini dan mendatang. mengevaluasi efektivitas strategi
Rekomendasikan program pelatihan kepemimpinan adaptif dan melakukan
dan pengembangan yang dapat penyesuaian sesuai dengan
membantu pemimpin meningkatkan perkembangan bisnis dan lingkungan
kemampuan mereka dalam eksternal. Rekomendasikan siklus
menghadapi perubahan di era digital. umpan balik dan evaluasi rutin untuk
3. Pemahaman Mendalam tentang memastikan keberlanjutan dan
Teknologi peningkatan berkelanjutan.
Dengan menerapkan saran-saran ini, strategi kepemimpinan adaptif yang
diharapkan pembaca dapat sukses di era digital yang
memperoleh pandangan mendalam terus berkembang.
dan alat praktis untuk membangun

DAFTAR PUSTAKA

Nunu Nahnudin, Anis Fauji, Rijal Firdaos Tadbir Muwahhid 7 (1), 85-108, 2023
https://ojs.unida.ac.id/

Cindy Melati UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA, 2022


http://digilib.uin-suka.ac.id/

Perkembangan Bisnis Di Era Digital Aurelia Widya Astuti, Sayudin Sayudin,


Azka Muharam Jurnal Multidisiplin Indonesia 2 (9), 2787-2792, 2023
https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp

Aghina, W., Ahlback, K., De Smet, A., Fahrbach, C., Handscomb, C., Lackey,
G., Wilson, S. (2017). The 5 Trademarks of Agile Organizations. McKinsey &
Company, (December), 1–22.

Bourton, S., Lavoie, J., & Vogel, T. (2018). Leading with inner agility.
McKinsey Quarterly, 2018(2), 61–71.

Darino, B. L., Sieberer, M., Vos, A., & Williams, O. (2019). What defines an
agile organization. McKinsey & Company, 1–14. Retrieved from
https://www.mckinsey.com/business-functions/organization/our-insights/
performance-management-in-agile-organizations

Development, C. (2011). Adaptive Leadership to Accelerate Organizational


Agility.

Holbeche, L. (2012). The Agile Organization: How to build an Innovative,


Sustainable and Resilient Business. Agile Management. Retrieved from
http://link.springer.com/10.1007/978-3-642-28909-5_3%0Apapers3://publicatio
n/doi/10.1007/978-3-642-28909-5_3

You might also like