0% found this document useful (0 votes)
245 views39 pages

Kolam Stabilisasi IPAL

The document describes various low-tech wastewater treatment methods including aerobic ponds, facultative ponds, anaerobic ponds, land application, wetlands, and stabilization ponds. Aerobic ponds are shallow and use algae photosynthesis to convert organic matter. Facultative ponds are 1-2.5m deep and can treat wastewater with 30-180 day retention times. Anaerobic ponds are used for high-strength wastewater and generate methane and carbon dioxide. Land application and wetlands distribute treated wastewater over land or through wetland vegetation. Stabilization ponds consist of anaerobic, facultative, and maturation ponds in series to naturally

Uploaded by

NataliaK
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PPTX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
245 views39 pages

Kolam Stabilisasi IPAL

The document describes various low-tech wastewater treatment methods including aerobic ponds, facultative ponds, anaerobic ponds, land application, wetlands, and stabilization ponds. Aerobic ponds are shallow and use algae photosynthesis to convert organic matter. Facultative ponds are 1-2.5m deep and can treat wastewater with 30-180 day retention times. Anaerobic ponds are used for high-strength wastewater and generate methane and carbon dioxide. Land application and wetlands distribute treated wastewater over land or through wetland vegetation. Stabilization ponds consist of anaerobic, facultative, and maturation ponds in series to naturally

Uploaded by

NataliaK
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PPTX, PDF, TXT or read online on Scribd
You are on page 1/ 39

Low-tech Treatment

Selasa, 09 Juli 2019

1
Aerobic ponds
 Shallow ponds (<1 m
deep)
 Light penetrates to
bottom
 Active alga
photosynthesis
 Organic matter con-
verted to CO2, NO3-,
HSO4-, HPO42-.
Facultative ponds

 Ponds 1 - 2.5 m deep


 td = 30 - 180 d
 not easily subject to Aerobic
upsets due to
Facultative
fluctuations in Q, loading
 low capital, O&M costs Anaerobic
Anaerobic Ponds

 Primarily used as a pretreatment process for


high strength, high temperature wastes
 Can handle much high loadings
 2 stage:
 Acid fermentation: Organics  Org. acids
 Methane fermentation Org. Acids  CH4 and CO2
Anaerobic pond

CH4, CO2 scum


layer

sludge
Land and Wetland Application
 Spray irrigation and infiltration
 Overland flow
 Wetlands

Source: Environmental
Science, 4th ed., B.J. Nebel
and R.T. Wright, Prentice-
Hall, N.J., c. 1981
7
Horizontal subsurface flow wetlands

o2
o2 o2 o2
Internal water level

Influent
Outlet shaft

Cross distribution trench Main filter filled with graded Cross collection trench
gravel and sand

Collection and drainage pipe


Effluent

Courtesy of Roshan Shrestha, UN-Habitat, Nepal


Construction of horizontal flow wetlands

Karin Tonderski, Linköping university, Sweden


Vertical flow subsurface wetland

o2
o2 o2 o2

Influent

Main filter filled with graded gravel and sand

Collection and drainage pipe

Effluent

Courtesy of Roshan Shrestha, UN-Habitat, Nepal (revised)


Kolam Stabilisasi

11
KOLAM STABILISASI
1. Fungsi Kolam Stabilisasi :
i. Sebagai Reservoir
ii. Pengendap Pertama
iii. Penguraian bahan organik secara alami (natural
biodegradasi) baik aerobik maupun anaerobik
iv. Penurunan bakteri pathogen
2. Karakteristik :
i. Waktu proses lama
ii. Pemurnian air limbah secara alami
iii. Kualitas bakteriologis lebih baik.

12
Konfigurasi

1. Kolam Anaerobik
2. Kolam Fakultatif
3. Kolam Maturasi

13
Kelebihan
 Proses sederhana
 Mudah dan murah dalam operasi – perawatan.

Kelemahan
 Dibutuhkan lahan yang luas
 Sering timbul bau akibat proses biodegradasi
anaerob.
 Biaya investasi mahal.

14
KOLAM ANAEROBIK
1. Fungsi :
• Menurunkan beban organik secara anaerobik,
dimana proses yang terjadi seperti pada “Septik
tank”.
• Sebagai pengolah pendahuluan karena beban
organik yang masih tinggi dalam air limbah.

Bahan Mikro
Organik + Organisme CO; CH4; H2S;
M.Org. baru

BOD X Biogas & X

15
3. Rumus :
 Luas Area

S i .Q
As 
 s .H
 Si = BOD influen, mg/l
 Q = Debit, m3/hari
 H = Kedalaman kolam, m
 s = beban organik, kg/m3.hari

16
2. Kriteria Perencanaan :
 Waktu tinggal minimum = (3 – 5 ) hari
 Kedalaman kolam = (4 – 5 ) m
 Efisiensi Penyisihan BOD = (50 – 85) %
 Tipikal = 60 %

 Beban Volumetrik = 300 gr BOD/m3.hari.

17
4. Langkah Perhitungan :
 Tetapkan kedalaman Kolam
 Hitung kebutuhan lahan berdasarkan pada beban
organik yang ditetapkan.
 Cek waktu tinggal hidrolik, jika waktu minimum tidak
terpenuhi, maka hitung ulang kebutuhan lahan
berdasar pada waktu tinggal minimum yang
disyaratkan dalam kriteria perencanaan.

18
KOLAM FAKULTATIF
 Terjadi Proses Biodegradasi secara Aerobik dan
Anaerobik.
• Biodegradasi Aerobik terjadi pada permukaan
sampai pada ¾ kedalaman kolam
• Biodegradasi Anaerobik terjadi pada lumpur
didasar kolam sampai pada ¼ kedalaman.

 Kolam berfungsi sebagai bioreaktor alami tanpa


resirkulasi lumpur aktif.

19
1. Formulasi perhitungan :
a. Efisiensi proses untuk reaksi Orde Satu :

Se 1

S o 1  k .t d
*

 Se = BOD efluen
 So = BOD influen
 k = Koefisien biodegradasi = (0,05 – 0,8)/hari
k fungsi temperatur, kT = 0,25 (1,06)T - 20

20
1. Formulasi perhitungan :
b. Beban organik berdasar rumus Empiris Mc Garry
& Pescod

 kg.BOD 
  7,5.1,054 , 
T

 hari 

T = suhu dalam oF

21
2. Kriteria Perencanaan :
a. Kedalaman kolam = (1 – 2) m
b. % Penyisihan BOD = (80 – 95) %
c. Sudut kemiringan kolam =1:3
d. Beban BOD = (40 – 120)kgBOD/ha.hari

22
Untuk peningkatan efisiensi dan penurunan
kebutuhan lahan, kolam dapat disusun secara seri

F1 Fn-1 Fn

n
Se  1 
 * 
So 1  k .t d 

23
3. Langkah Perhitungan :
 Hitung nilai k sesuai suhu air pada perencanaan.
 Berdasar pada % removal BOD hitunglah td*
 Tetapkan kedalaman kolam
 Hitung luas area yang dibutuhkan
 Cek beban organik.
 Hitung ulang kebutuhan kolam secara seri dan
bandingkan dengan hasil perhitungan

24
KOLAM MATURASI

1. Fungsi :
• Peningkatan kualitas efluen (Penyisihan BOD)
• Penyisihan bakteri pathogen akibat sinar UV
matahari
• Penyisihan nutrien (N dan P).
2. Konfigurasi :
• Diletakkan setelah kolam fakultatif
• Umumnya dibuat secara seri

25
3. Kriteria Perencanaan :
a. Waktu Tinggal Hidrolik = (12 – 18 ) hari
b. Kedalaman kolam = (0,5 – 1) m
c. %Penyisihan BOD = (60 – 80)%
d. Beban BOD < 10 kg BOD/(ha.hari)

26
4. Efisiensi Penyisihan Bakteri E Coli :

Ne 1

No 1  kb .t d 

 Ne & Ni = Konsentrasi E Coli pada efluen dan


influen
 kb = koefisien kematian E.Coli
kbT = 2,6 (1,19)T-20

27
5. Kolam maturasi tersusun seri :

Ne 1

N o 1  kb .td n

AN F1 F2 M1 M2

KONFIGURASI KOLAM STABILISASI SECARA UMUM

28
6. Langkah perhitungan :
 Hitung nilai k dan kb berdasarkan pada suhu
operasional yang diinginkan.
 Hitung penurunan E Coli dari kolam Anaerobik dan
kolam fakultatif yang telah direncanakan.
 Hitung nilai td kolam maturasi berdasarkan pada
penyisihan BOD dan E. Coli yang diinginkan.
 Hitung kebutuhan luas area kolam stabilisasi
dengan menetapkan kedalam kolam terlebih
dahulu.

29
Contoh Soal
Suatu kawasan menghasilkan limbah domestik dengan debit 100 L/dt.
Limbah tersebut akan diolah dalam suatu IPAL dengan sistem
stabilization pond. Konsentrasi rata-rata BOD limbah sebesar 425
mg/l dan konsentrasi BOD efluen = 20 mg/l. Jika kandungan E.coli
dalam air limbah sebesar 150.000 MPN/100 ml dan 100 MPN/100 ml
pada efluennya, maka hitunglah dimensi kolam stabilisasi secara seri.
(nilai Kt = 0,24 /hari dan Kb = 0,64/ hari)

30
Penyelesaian
Q = 100 L/dt. Dimensi Kolam
Si = 425 mg/l Stabilisasi yang
Se = 20 mg/l terdiri dari:
No = 150.000 MPN/100 ml Kolam anaerobik,
Ne = 100 MPN/100 ml kolam fakultatif dan
(nilai Kt = 0,24 /hari dan Kb = 0,64/ hari) kolam maturasi

KOLAM ANAEROBIK

- Tetapkan kedalaman kolam anaerobik  4 m


- Beban volumetrik  0,300 kg BOD/m3.hari
- Hitung kebutuhan lahan berdasarkan pada beban organik
yang ditetapkan

31
𝑚𝑔
S i .Q 425 𝑥 100 𝐿/𝑑𝑡 3672 𝑘𝑔/ℎ𝑎𝑟𝑖
As  = 𝐿 =
 s .H 𝑘𝑔
0,3 3 . ℎ𝑎𝑟𝑖𝑥 4 𝑚
𝑚
1,2 𝑘𝑔/𝑚2. ℎ𝑎𝑟𝑖

= 3060 m2
- Cek waktu tinggal hidrolik dengan kedalaman 4 m
- Volume = As x H = 12240 m3
- Td = 12240 m3 / 100 L/dt
= 1,4 hari (td min = 3 hari)
- Hitung ulang kebutuhan lahan berdasar pada waktu tinggal
minimum yang disyaratkan dalam kriteria perencanaan
- Td min = 3 hari  As = 6480 m2
- Tipikal % removal BOD = 60%  Se anarobik = 170 mg/L

32
Penyelesaian
KOLAM FAKULTATIF

- Hitung nilai k sesuai suhu air pada perencanaan


- Kt = 0,24 /hari
- Berdasar pada % removal BOD hitunglah td*

Se 1
 25
=
1
S o 1  k .t d* 170 1 + 0,24 𝑡𝑑

td = 24,3 hari

33
- Tetapkan kedalaman kolam  H = 2m
- Hitung luas area yang dibutuhkan
- Volume = Q x td = 209.829 m3
- As = 104.914 m2
- Cek beban organik (40 – 120)kgBOD/ha.hari
- Q x Si / As  1469 kg/hari / 10,49 ha
= 140 kgBOD/ha.hari >> 120 kgBOD/ha.hari
- Hitung ulang kebutuhan kolam secara seri dan bandingkan
dengan hasil perhitungan
n Jika n = 2  td = .. hari
Se  1   As per kolam = .. ha
 *   Beban organik per kolam = .. kg
So 1  k .t d  BOD/ha.hari

34
Penyelesaian
KOLAM MATURASI

- Hitung nilai k dan kb berdasarkan pada suhu operasional yang


diinginkan (Kb = 0,64/ hari)
- Hitung penurunan E Coli dari kolam Anaerobik dan kolam
fakultatif yang telah direncanakan
- Ne pada kolam anaerobik

Ne 1
 𝑁𝑒 1
N o 1  kb .td n
=
150000 1 + 0,64 𝑥 3

Ne pada kolam anaerobik = 51370 MPN/100ml

35
Penyelesaian
KOLAM MATURASI

- Ne pada kolam fakultatif

Ne 1
 𝑁𝑒 1
N o 1  kb .td n
51370
=
1 + 0,64 𝑥 181

Ne pada kolam fakultatif = 440 MPN/100ml

- Hitung nilai td kolam maturasi berdasarkan pada penyisihan


BOD dan E. Coli yang diinginkan

36
KOLAM MATURASI

- Hitung nilai td kolam maturasi berdasarkan pada penyisihan


BOD dan E. Coli yang diinginkan

Ne 1
 100 1
N o 1  kb .td n
440
=
1 + 0,64 𝑥 𝑡𝑑

td = 5 hari

100 1
=
440 1 + 0,24 𝑥 𝑡𝑑

td = 13 hari DIPILIH

37
- Jika kedalaman kolam = 1 m, maka:
- Vol = 112.320 m3
- As = 112.320 m2  11,2 ha
- Beban BOD = 20 kgBOD/ha.hari >> 10 kgBOD/ha.hari
- Hitung ulang kebutuhan kolam secara seri dan bandingkan
dengan hasil perhitungan

Jika n = 2  td yg dipilih = 75 hari


Ne 1
  As per kolam = 64 ha
N o 1  kb .td n  Beban organik per kolam = 3.4 kg
BOD/ha.hari

38
Soal

Limbah dengan karakteristik sama dg contoh soal


mengandung E.coli sebesar 5.106 MPN/100 ml dan suhu
operasional 32oC. Konsentrasi BOD influen rata-rata 175
mg/l. Jika direncanakan kolam fakulatatif 2 buah yang
disusun seri dg luas masing-masing 1 ha dan kedalaman
1m; kolam maturasi 2 buah yang disusun seri dg luas 1,2 ha
kedalamannya 0,4m. Berapakah konsentrasi Ecoli dan
BOD pd efluent?

39

You might also like