SQL
Structured Query Language
• SQL (Structured Query Language) adalah Bahasa
query yang digunakan untuk mengakses DBMS.
• Dengan bahasa yang standar, kita dapat
mengakses data dimanapun, tanpa
memperdulikan DBMS yang digunakan.
• Ada banyak sekali bahasa basis data yang pernah
dibuat untuk masing-masing DBMS. Namun
akhirnya yang menjadi standar adalah SQL.
• Beberapa Relational DBMS yang
menggunakan SQL, antara lain: Oracle, Sybase,
Microsoft SQL Server, Access, MySQL, Postgre
dan masih banyak lagi.
• SQL memiliki beberapa versi antara lain: SQL 1
atau dikenal sebagai SQL -86, SQL2 (SQL-92)
dan SQL3 yang dikenal dengan SQL-99.
Struktur Dasar
• Sebuah ekspresi SQL dasar hanya terdiri atas 3 klausa, yaitu:
select, from, where
– Klausa select digunakan untuk menetapkan daftar atribut (field)
yang diinginkan sebagai hasil query
– Klausa form digunakan untuk menetapkan tabel yang akan
ditelusuri selama query data dilakukan
– Klausa where, yang sifatnya optional, digunakan sebagai predikat
(kriteria) yang harus dipenuhi dalam memperoleh hasil query.
Select A1[ , A2, . . . , An]
From t1 [ , t2, . . ., tm]
[ where P]
• Contoh:
select nim, nama_mhs
from mahasiswa
select *
from mahasiswa
where nim = ‘980002’
Kelompok Pernyataan SQL
• DDL ( Data Definition Language)
• DML ( Data Manipulation Language )
• DCL (Data Control Language)
• Pengendali transaksi
DDL ( Data Definition Language)
• DDL merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk
mendefinisikan atribut-atribut database, table, atribut
(kolom), batasan-batasan terhadap suatu atribut serta
hubungan antar table. Yang termasuk kelompok DDL ini
adalah :
– CREATE untuk menciptakan table ataupun
indeks
– ALTER untuk mengubah struktur table
– DROP untuk menghapus table ataupun
indeks
DML ( Data Manipulation Language )
• Adalah kelompok perintah yang berfungsi untuk memanipulasi
data, misalnya untuk pengambilan, penyisipan pengubahan
dan penghapusan data. Yang termasuk DML adalah
– SELECT memilih data
– INSERT menambah data
– DELETE menghapus data
– UPDATE mengubah data
1. Membuat Tabel
• Pernyataan CREATE TABLE digunakan untuk membuat
sebuah tabel baru.
• Berikut ini merupakan bentuk sederhana CREATE TABLE:
CREATE TABLE <nama tabel>
(<kolom1><tipe data>,
<kolom2><tipe data>,
…………………………………………….
<kolom N><tipe data>)
• Bentuk pernyataan CREATE TABLE jika kita menggunakan batasan
(constaints):
Catatan: kita dapat memiliki kolom sebanyak yang kita inginkan
dan batasan/ constraints bersifat optional
CREATE TABLE <nama tabel>
(<kolom1><tipe data>[<batasan>],
<kolom2><tipe data>[<batasan>],
…………………………………………….
<kolom N><tipe data>[<batasan>])
[ ]=optional
• Contoh:
• Untuk membuat tabel baru, ketikkan CREATE TABLE diikuti dengan nama
tabel, tanda ‘(‘, diikuti dengan nama kolom pertama, tipe data dan batasannya
jika ada, lanjutkan untuk kolom berikutya,
CREATE TABLE Pegawai
(no_id number(5),
nm_depan varchar(15),
nm_belakang varchar(20),
umur number(3),
kota varchar(30),
propinsi varchar(20));
Tipe-tipe data SQL yang sering digunakan:
Tipe Data Deskripsi
char(ukuran) String karakter dengan panjang
tetap
varchar(ukuran) String karakter dengan panjang
bervariasi tapi panjang maksimal
sesuai yang ditetapkan
numeric(ukuran
)
Angka dengan maksimal digit
sesuai yang ditetapkan
integer Angka berupa integer
date Tanggal
• Ketika tabel dibuat, biasanya satu atau lebih kolom memiliki
batasan-batasan tertentu.
• Suatu batasan biasanya berupa aturan yang terkait dengan
kolom tersebut, data yang dimasukkan kedalam kolom harus
sesuai dengan aturan tersebut.
• Sebagai contoh: batasan “unique” menentukan bahwa tidak
boleh ada dua record yang memiliki nilai sama.
• Ada dua batasan lagi yang sering digunakan contohnya “not
null”  menentukan bahwa kolom tidak dapat bernilai
kosong.
“primary key”  menentukan identifikasi unik untuk setiap
record/ baris dalam sebuah tabel.
• Contoh:
CREATE TABLE Pegawai
(no_id number(5) UNIQUE NOT NULL,
nm_depan varchar(15),
nm_belakang varchar(20),
umur number(3),
kota varchar(30),
propinsi varchar(20),
PRIMARY KEY (no_id));
2. Menghapus Tabel
• Pernyataan DROP TABLE digunakan untuk menghapus
sebuah tabel dan seluruh record pada tabel tersebut.
• Untuk menghapus tabel secara menyeluruh termasuk semua
record-nya, tulis DROP TABLE diikuti dengan nama tabel.
• Contoh:
DROP TABLE <nama tabel>;
DROP TABLE pegawai;
3. Modifikasi Struktur Tabel
• Untuk memodifikasi struktur dari suatu tabel
digunakan pernyataan ALTER TABLE.
• Pernyataan ALTER TABLE dapat digunakan untuk
menambah dan menghapus kolom maupun batasan-
batasannya (constraint).
ALTER TABLE <nama tabel> ADD <nama kolom> <tipe
data>[, …]
| DROP <nama kolom> [, …];
ALTER TABLE pegawai ADD kode_pos char(5);
ALTER TABLE pegawai DROP propinsi;
Hapus
kolom
tambah
kolom
4. Menambah Data
• Pernyataan INSERT digunakan untuk menambah atau menyisipkan data atau
record pada sebuah tabel.
• Untuk menambahkan record kedalam tabel, tuliskan INSERT INTO diikuti
dengan nama tabel.
INSERT INTO <nama tabel>
(<kolom1>, <kolom2>, …, <kolomN>)
VALUES
(<nilai1>, <nilai2>, …, <nilaiN>);
INSERT INTO pegawai
(no_id, nm_depan, nm_belakang, umur, kota,
propinsi)
VALUES
(99023, ‘Agus’, ‘Maulana’, 45, ‘Jaksel’,
5. Mengambil Data
• Pernyataan SELECT digunakan untuk mengambil data
tertentu yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan.
• Berikut ini merupakan bentuk sederhana dari pernyataan
SELECT
SELECT <kolom1> (<kolom2>, …)
FROM <nama tabel>
[WHERE <kondisi>];
SELECT [ALL | DISTINCT] <kolom1>[,kolom2>]
FROM <tabel1>[,<tabel2>]
[WHERE <kondisi>]
[GROUP BY <daftar kolom>]
HAVING <kondisi>]
[ORDER BY <daftar kolom [ASC | DESC];
• Nama-nama kolom setelah keyword SELECT
menentukan kolom-kolom yang akan dikembalikan
sebagai hasil.
• Untuk memilih semua kolom, kita dapat
menggunakan ALL atau “*”.
• Nama tabel setelah keyword FROM menentukan
tabel mana yang akan diambil datanya.
• Klausa WHERE bersifat optional, digunakan untuk
menentukan nilai data mana yang akan diambil
berdasarkan kriteria yang ditentukan.
• Pernyataan diatas hanya mengambil semua kolom dari tabel
pegawai yang nm_depan-nya Eric.
• Pernyataan diatas akan mengambil kolom nm_belakang, kota
dan umur dari tabel pegawai yang umurnya lebih dari 30.
SELECT * FROM pegawai
WHERE nm_depan =‘ERIC’;
SELECT nm_belakang, kota, umur
FROM pegawai
WHERE umur>30;
6. Meng-update Data
• Pernyataan UPDATE digunakan untuk meng-update atau
merubah record yang sesuai dengan kriteria yang telah
ditentukan.
• Berikut ini merupakan bentuk pernyataan UPDATE
UPDATE <nama tabel>
SET <nama kolom1>=<nilai baru1>
[,<nama kolom2>=<nilai baru2>..]
[WHERE <nama kolom>OPERATOR <nilai>
[and|or <nama kolom> OPERATOR
<nilai>];
• Contoh:
pernyataan dibawah ini akan merubah kolom umur
menjadi umur+1 pada tabel pegawai yang
nm_depannya Mary dan nm_belakangnya Willy.
UPDATE pegawai
SET umur=umur+1
WHERE nm_depan=‘Mary’ and
nm_belakang=‘Willy’;
7. Menghapus Data
• Pernyataan DELETE digunakan untuk menghapus record atau
baris dari suatu tabel.
• Berikut ini merupakan bentuk pernyataan DELETE.
• Untuk menghapus record/baris dari suatu tabel, tulis “DELETE
FROM” diikuti dengan nama tabel dan klausa WHERE yang
berisi kondisi/ kriteria untuk menghapus.
• Jika klausa WHERE tidak disertakan, maka semua record pada
tabel tersebut akan dihapus.
DELETE FROM <nama tabel>
WHERE <nama kolom> OPERATOR <nilai>
[and | or <nama kolom> OPERATOR <nilai>];
• Contoh:
Pernyataan dibawah ini akan menghapus
record dari tabel pegawai yang nm_depannya
Mike atau Eric
DELETE FROM pegawai
WHERE nm_depan =‘Mike’ or
nm_depan=‘Eric’;
8. Menggabungkan Tabel
• Kita dapat menggabungkan dua atau lebih tabel
dalam satu hasil query dengan menggunakan
pernyataan SELECT.
• Misalkan tabel pegawai sebelumnya akan
digabungkan dengan tabel gaji.
Tabel gaji
No_id Gaji Tunjangan
99980 700000 700000
99982 750000 750000
99997 800000 800000
• Contoh:
untuk menampilkan daftar nm_depan,
nm_belakang, gaji, dan tunjangan dari tabel
pegawai dan gaji
SELECT pegawai.nm_depan,
pegawai.nm_belakang,
gaji.gaji, gaji.tunjangan
FROM pegawai, gaji
WHERE pegawai.no_id=gaji.no_id;
DCL ( Data Control Language )
• Berisi perintah-perintah untuk
mengendalikan pengaksesan data. Yang
termasuk DCL adalah :
GRANT memberikan kendali pada
pengaksesan data.
REVOKE mencabut kemampuan pengaksesan
data
LOCK TABLE mengunci table
Pengendali transaksi
• Adalah perintah-perintah yang berfungsi untuk
mengendalikan pengeksekusian transaksi. Yang
termasuk kelompok ini adalah :
– COMMIT menyetujui rangkaian perintah yang
berhubungan erat yang telah berhasil dilakukan
– ROLLBACK membatalkan transaksi yang
dilakukan karena adanya kesalahan atau
kegagalan pada salah satu rangkaian perintah.
– SAVEPOINT TO untuk menandai tempat dimana
suatu transaksi harus rollback.
Latihan
1. Buat perintah untuk membuat tabel baru
bernama BUKU dimana struktur tabelnya
sebagai berikut.
Column
Name
Data Type Size
KODE Char 5
JUDUL Varchar 50
PENGARANG Varchar 20
PENERBIT Varchar 30
HARGA Int
2. Inputkan data baru kedalam table BUKU dengan bentuk data
seperti dibawah ini.
11111, Cara Cepat Belajar Komputer, Putri Yusviany, MediaKom,
40000,10, 5
22222, Dasar Pemograman Database, Dimas Putra, MediaKom,
50000, 5, 20
33333, Terapi air dan Manfaatnya, dr. Adinda, Pusat-Kes, 80000,
0, NULL
12312, Cara Membuat Aneka Hidangan Sate, Dewi Rifkiyah,
30000, NULL, NULL
3. Buat duplikat data dan struktur table
untuk field kode, judul dan pengarang
dari table BUKU ke table baru yang
bernama BUKU_1
4. Hapus seluruh data di table BUKU_1
tanpa terkecuali

More Related Content

PDF
7 Materi Kuliah Bahasa SQL
PDF
T modul 5 mysql
PPTX
Basis Data pada database pertemuan .pptx
DOCX
Agus purnama (c1357201102)
PPTX
Structured query language
DOCX
PDF
DDL dan DML
PDF
Part 7 ddl dan dml lant..retriving data up
7 Materi Kuliah Bahasa SQL
T modul 5 mysql
Basis Data pada database pertemuan .pptx
Agus purnama (c1357201102)
Structured query language
DDL dan DML
Part 7 ddl dan dml lant..retriving data up

Similar to Basis Data Kelas XI _ Materi SQL Rekayasa Perangkat Lunak (20)

DOCX
Pertemuan tentang DDL DML dan praktikum system basis data MYSQL
PPTX
Mengenal DDL, DML dan DCL dalam DATABASE.pptx
PDF
Perintah bahasa Query (SQL)
PPT
matrei perkuliahana tentang SQL Overview.ppt
DOC
Pertemuan11
PPTX
Sql session 1
PDF
Part 6 ddl dan dml (case studiies)
PPT
SQL Data Definition
PPTX
P6 - Implementasi MySQL indonesian (DDL).pptx
PPT
Pengantar SQL
PDF
Tutorial membuat form dalam netbeans versi2
PDF
Tutorial membuat form dalam netbeans
DOCX
Laporan praktikum modul 8 (dml part 2)
PDF
PERTEMUAN 10 database.............................
PDF
SQL.pdf
DOC
Lapres 7 1235010002
PPTX
08 MODUL - STRUCTURE QUERY LANGUAGE.pptx
PPT
Basis data 2
PPT
file_2013-09-24_11_21_37_WIBOWO_WICAKSONO,_ST.,M.Kom__5._SQL2.ppt
PDF
Structure query language
Pertemuan tentang DDL DML dan praktikum system basis data MYSQL
Mengenal DDL, DML dan DCL dalam DATABASE.pptx
Perintah bahasa Query (SQL)
matrei perkuliahana tentang SQL Overview.ppt
Pertemuan11
Sql session 1
Part 6 ddl dan dml (case studiies)
SQL Data Definition
P6 - Implementasi MySQL indonesian (DDL).pptx
Pengantar SQL
Tutorial membuat form dalam netbeans versi2
Tutorial membuat form dalam netbeans
Laporan praktikum modul 8 (dml part 2)
PERTEMUAN 10 database.............................
SQL.pdf
Lapres 7 1235010002
08 MODUL - STRUCTURE QUERY LANGUAGE.pptx
Basis data 2
file_2013-09-24_11_21_37_WIBOWO_WICAKSONO,_ST.,M.Kom__5._SQL2.ppt
Structure query language
Ad

Recently uploaded (7)

PPTX
Belajar Pemrograman Komputer Dasar Cpp.pptx
PPT
Bab 1 Berpikir Komputasional - Part 1.ppt
PPTX
Full - Fase EF - Modul 1 - Mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial pa...
PPTX
Materi Informatika Kelas X - Pert 1.pptx
PPTX
Modul Kebekerjaan Modul Kebekerjaan Modul Kebekerjaan
PPTX
Cara Kerja SMS Gateway dan Aplikasi Gratis Berbasis Web
PPT
Algoritma-Dan-Pemrograman-C---Tipe-Data.ppt
Belajar Pemrograman Komputer Dasar Cpp.pptx
Bab 1 Berpikir Komputasional - Part 1.ppt
Full - Fase EF - Modul 1 - Mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial pa...
Materi Informatika Kelas X - Pert 1.pptx
Modul Kebekerjaan Modul Kebekerjaan Modul Kebekerjaan
Cara Kerja SMS Gateway dan Aplikasi Gratis Berbasis Web
Algoritma-Dan-Pemrograman-C---Tipe-Data.ppt
Ad

Basis Data Kelas XI _ Materi SQL Rekayasa Perangkat Lunak

  • 1. SQL
  • 2. Structured Query Language • SQL (Structured Query Language) adalah Bahasa query yang digunakan untuk mengakses DBMS. • Dengan bahasa yang standar, kita dapat mengakses data dimanapun, tanpa memperdulikan DBMS yang digunakan. • Ada banyak sekali bahasa basis data yang pernah dibuat untuk masing-masing DBMS. Namun akhirnya yang menjadi standar adalah SQL.
  • 3. • Beberapa Relational DBMS yang menggunakan SQL, antara lain: Oracle, Sybase, Microsoft SQL Server, Access, MySQL, Postgre dan masih banyak lagi. • SQL memiliki beberapa versi antara lain: SQL 1 atau dikenal sebagai SQL -86, SQL2 (SQL-92) dan SQL3 yang dikenal dengan SQL-99.
  • 4. Struktur Dasar • Sebuah ekspresi SQL dasar hanya terdiri atas 3 klausa, yaitu: select, from, where – Klausa select digunakan untuk menetapkan daftar atribut (field) yang diinginkan sebagai hasil query – Klausa form digunakan untuk menetapkan tabel yang akan ditelusuri selama query data dilakukan – Klausa where, yang sifatnya optional, digunakan sebagai predikat (kriteria) yang harus dipenuhi dalam memperoleh hasil query. Select A1[ , A2, . . . , An] From t1 [ , t2, . . ., tm] [ where P]
  • 5. • Contoh: select nim, nama_mhs from mahasiswa select * from mahasiswa where nim = ‘980002’
  • 6. Kelompok Pernyataan SQL • DDL ( Data Definition Language) • DML ( Data Manipulation Language ) • DCL (Data Control Language) • Pengendali transaksi
  • 7. DDL ( Data Definition Language) • DDL merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk mendefinisikan atribut-atribut database, table, atribut (kolom), batasan-batasan terhadap suatu atribut serta hubungan antar table. Yang termasuk kelompok DDL ini adalah : – CREATE untuk menciptakan table ataupun indeks – ALTER untuk mengubah struktur table – DROP untuk menghapus table ataupun indeks
  • 8. DML ( Data Manipulation Language ) • Adalah kelompok perintah yang berfungsi untuk memanipulasi data, misalnya untuk pengambilan, penyisipan pengubahan dan penghapusan data. Yang termasuk DML adalah – SELECT memilih data – INSERT menambah data – DELETE menghapus data – UPDATE mengubah data
  • 9. 1. Membuat Tabel • Pernyataan CREATE TABLE digunakan untuk membuat sebuah tabel baru. • Berikut ini merupakan bentuk sederhana CREATE TABLE: CREATE TABLE <nama tabel> (<kolom1><tipe data>, <kolom2><tipe data>, ……………………………………………. <kolom N><tipe data>)
  • 10. • Bentuk pernyataan CREATE TABLE jika kita menggunakan batasan (constaints): Catatan: kita dapat memiliki kolom sebanyak yang kita inginkan dan batasan/ constraints bersifat optional CREATE TABLE <nama tabel> (<kolom1><tipe data>[<batasan>], <kolom2><tipe data>[<batasan>], ……………………………………………. <kolom N><tipe data>[<batasan>]) [ ]=optional
  • 11. • Contoh: • Untuk membuat tabel baru, ketikkan CREATE TABLE diikuti dengan nama tabel, tanda ‘(‘, diikuti dengan nama kolom pertama, tipe data dan batasannya jika ada, lanjutkan untuk kolom berikutya, CREATE TABLE Pegawai (no_id number(5), nm_depan varchar(15), nm_belakang varchar(20), umur number(3), kota varchar(30), propinsi varchar(20));
  • 12. Tipe-tipe data SQL yang sering digunakan: Tipe Data Deskripsi char(ukuran) String karakter dengan panjang tetap varchar(ukuran) String karakter dengan panjang bervariasi tapi panjang maksimal sesuai yang ditetapkan numeric(ukuran ) Angka dengan maksimal digit sesuai yang ditetapkan integer Angka berupa integer date Tanggal
  • 13. • Ketika tabel dibuat, biasanya satu atau lebih kolom memiliki batasan-batasan tertentu. • Suatu batasan biasanya berupa aturan yang terkait dengan kolom tersebut, data yang dimasukkan kedalam kolom harus sesuai dengan aturan tersebut. • Sebagai contoh: batasan “unique” menentukan bahwa tidak boleh ada dua record yang memiliki nilai sama. • Ada dua batasan lagi yang sering digunakan contohnya “not null”  menentukan bahwa kolom tidak dapat bernilai kosong. “primary key”  menentukan identifikasi unik untuk setiap record/ baris dalam sebuah tabel.
  • 14. • Contoh: CREATE TABLE Pegawai (no_id number(5) UNIQUE NOT NULL, nm_depan varchar(15), nm_belakang varchar(20), umur number(3), kota varchar(30), propinsi varchar(20), PRIMARY KEY (no_id));
  • 15. 2. Menghapus Tabel • Pernyataan DROP TABLE digunakan untuk menghapus sebuah tabel dan seluruh record pada tabel tersebut. • Untuk menghapus tabel secara menyeluruh termasuk semua record-nya, tulis DROP TABLE diikuti dengan nama tabel. • Contoh: DROP TABLE <nama tabel>; DROP TABLE pegawai;
  • 16. 3. Modifikasi Struktur Tabel • Untuk memodifikasi struktur dari suatu tabel digunakan pernyataan ALTER TABLE. • Pernyataan ALTER TABLE dapat digunakan untuk menambah dan menghapus kolom maupun batasan- batasannya (constraint). ALTER TABLE <nama tabel> ADD <nama kolom> <tipe data>[, …] | DROP <nama kolom> [, …]; ALTER TABLE pegawai ADD kode_pos char(5); ALTER TABLE pegawai DROP propinsi; Hapus kolom tambah kolom
  • 17. 4. Menambah Data • Pernyataan INSERT digunakan untuk menambah atau menyisipkan data atau record pada sebuah tabel. • Untuk menambahkan record kedalam tabel, tuliskan INSERT INTO diikuti dengan nama tabel. INSERT INTO <nama tabel> (<kolom1>, <kolom2>, …, <kolomN>) VALUES (<nilai1>, <nilai2>, …, <nilaiN>); INSERT INTO pegawai (no_id, nm_depan, nm_belakang, umur, kota, propinsi) VALUES (99023, ‘Agus’, ‘Maulana’, 45, ‘Jaksel’,
  • 18. 5. Mengambil Data • Pernyataan SELECT digunakan untuk mengambil data tertentu yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. • Berikut ini merupakan bentuk sederhana dari pernyataan SELECT SELECT <kolom1> (<kolom2>, …) FROM <nama tabel> [WHERE <kondisi>]; SELECT [ALL | DISTINCT] <kolom1>[,kolom2>] FROM <tabel1>[,<tabel2>] [WHERE <kondisi>] [GROUP BY <daftar kolom>] HAVING <kondisi>] [ORDER BY <daftar kolom [ASC | DESC];
  • 19. • Nama-nama kolom setelah keyword SELECT menentukan kolom-kolom yang akan dikembalikan sebagai hasil. • Untuk memilih semua kolom, kita dapat menggunakan ALL atau “*”. • Nama tabel setelah keyword FROM menentukan tabel mana yang akan diambil datanya. • Klausa WHERE bersifat optional, digunakan untuk menentukan nilai data mana yang akan diambil berdasarkan kriteria yang ditentukan.
  • 20. • Pernyataan diatas hanya mengambil semua kolom dari tabel pegawai yang nm_depan-nya Eric. • Pernyataan diatas akan mengambil kolom nm_belakang, kota dan umur dari tabel pegawai yang umurnya lebih dari 30. SELECT * FROM pegawai WHERE nm_depan =‘ERIC’; SELECT nm_belakang, kota, umur FROM pegawai WHERE umur>30;
  • 21. 6. Meng-update Data • Pernyataan UPDATE digunakan untuk meng-update atau merubah record yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. • Berikut ini merupakan bentuk pernyataan UPDATE UPDATE <nama tabel> SET <nama kolom1>=<nilai baru1> [,<nama kolom2>=<nilai baru2>..] [WHERE <nama kolom>OPERATOR <nilai> [and|or <nama kolom> OPERATOR <nilai>];
  • 22. • Contoh: pernyataan dibawah ini akan merubah kolom umur menjadi umur+1 pada tabel pegawai yang nm_depannya Mary dan nm_belakangnya Willy. UPDATE pegawai SET umur=umur+1 WHERE nm_depan=‘Mary’ and nm_belakang=‘Willy’;
  • 23. 7. Menghapus Data • Pernyataan DELETE digunakan untuk menghapus record atau baris dari suatu tabel. • Berikut ini merupakan bentuk pernyataan DELETE. • Untuk menghapus record/baris dari suatu tabel, tulis “DELETE FROM” diikuti dengan nama tabel dan klausa WHERE yang berisi kondisi/ kriteria untuk menghapus. • Jika klausa WHERE tidak disertakan, maka semua record pada tabel tersebut akan dihapus. DELETE FROM <nama tabel> WHERE <nama kolom> OPERATOR <nilai> [and | or <nama kolom> OPERATOR <nilai>];
  • 24. • Contoh: Pernyataan dibawah ini akan menghapus record dari tabel pegawai yang nm_depannya Mike atau Eric DELETE FROM pegawai WHERE nm_depan =‘Mike’ or nm_depan=‘Eric’;
  • 25. 8. Menggabungkan Tabel • Kita dapat menggabungkan dua atau lebih tabel dalam satu hasil query dengan menggunakan pernyataan SELECT. • Misalkan tabel pegawai sebelumnya akan digabungkan dengan tabel gaji. Tabel gaji No_id Gaji Tunjangan 99980 700000 700000 99982 750000 750000 99997 800000 800000
  • 26. • Contoh: untuk menampilkan daftar nm_depan, nm_belakang, gaji, dan tunjangan dari tabel pegawai dan gaji SELECT pegawai.nm_depan, pegawai.nm_belakang, gaji.gaji, gaji.tunjangan FROM pegawai, gaji WHERE pegawai.no_id=gaji.no_id;
  • 27. DCL ( Data Control Language ) • Berisi perintah-perintah untuk mengendalikan pengaksesan data. Yang termasuk DCL adalah : GRANT memberikan kendali pada pengaksesan data. REVOKE mencabut kemampuan pengaksesan data LOCK TABLE mengunci table
  • 28. Pengendali transaksi • Adalah perintah-perintah yang berfungsi untuk mengendalikan pengeksekusian transaksi. Yang termasuk kelompok ini adalah : – COMMIT menyetujui rangkaian perintah yang berhubungan erat yang telah berhasil dilakukan – ROLLBACK membatalkan transaksi yang dilakukan karena adanya kesalahan atau kegagalan pada salah satu rangkaian perintah. – SAVEPOINT TO untuk menandai tempat dimana suatu transaksi harus rollback.
  • 29. Latihan 1. Buat perintah untuk membuat tabel baru bernama BUKU dimana struktur tabelnya sebagai berikut. Column Name Data Type Size KODE Char 5 JUDUL Varchar 50 PENGARANG Varchar 20 PENERBIT Varchar 30 HARGA Int
  • 30. 2. Inputkan data baru kedalam table BUKU dengan bentuk data seperti dibawah ini. 11111, Cara Cepat Belajar Komputer, Putri Yusviany, MediaKom, 40000,10, 5 22222, Dasar Pemograman Database, Dimas Putra, MediaKom, 50000, 5, 20 33333, Terapi air dan Manfaatnya, dr. Adinda, Pusat-Kes, 80000, 0, NULL 12312, Cara Membuat Aneka Hidangan Sate, Dewi Rifkiyah, 30000, NULL, NULL
  • 31. 3. Buat duplikat data dan struktur table untuk field kode, judul dan pengarang dari table BUKU ke table baru yang bernama BUKU_1 4. Hapus seluruh data di table BUKU_1 tanpa terkecuali